Tanaman Langka Negara Indonesia

Tanaman Langka Negara Indonesia

Tanaman Langka Negara Indonesia Yang Masih Hidup Hingga Sekarang

Tanaman Langka Negara Indonesia yang indah dan akan memanjakan mata. Masih dapat kalian temukan hingga sekarang ini.

Tentunya letak Negara Indonesia ini berada di daerah tropis dan akan membuat berbagai jenis tumbuhan hidup bebas di nusantara ini. Telah di anugerahi tanah yan subur, dengan menjadikan Negara kita terkenal dengan kekayaan akan alamnya yang sungguh indah.

Pastinya tidak sedikit jenis tumbuhan langkan yang hanya dapat kita temukan di Indonesia ini. Akan tetapi ada jenis tumbuhan yang semula melimpah dan hingga saat ini telah berubah status menjadi salah satu tumbuhan langka bahkan di lindungi undang – undang.

Hal tersebut telah di akibatkan dengan perkembangan kehidupan yang sangat moderna dan membuat populasi menurun drastis. Maka dari itu tanaman langka yang masih hidup di Indonesia ini wajib di lindungi oleh kalian semuanya agar tidak terjadi kepunahan.

Perlu di ketahui oleh kalian semuanya, banyak sekali turis dari luar negeri yang sangat mencintai tanaman langka di Indonesia ini. Karena Indonesia sendiri telah menjadi salah satu wilayah yang benar – benar kaya akan keindahan alamnya.

Maka dari itu lah kita harus betul – betul menjaga ekosistem yang telah hadir di negara Indonesia, agar tidak terjadi hal yang tidak di inginkan. Pasti di antara para pecinta tanaman sekali sudah mengetahui akan hal ini.

Beberapa Tanaman Langka Di Indonesia Yang Masih Bisa Kita Lihat Pada Saat Ini

Mungkin ada sebagian di antara kalian semuanya  yang masih belum mengetahui akan tanaman langka tersebut. Tetapi tidak perlu merasakan khawatir atau pun cemas karena di kesempatan sekarang kami akan memberika beberapa daftar tanaman langka. Dari pada semakin membuat kalian penasaran mari kita langsung bahas saja secara berasamaan di bawah ini antaranya adalah :

  • Rafflesia Arnoldi

Pertama yaitu tanaman Raffelsia Arnoldi yang merupakan bunga raksasa dan memiliki bau busuk yang begitu menyengat sekali. Bunga Rafflesia ini tumbuh melebar ke samping, waktu saat mekar diameternya bisa mencapai kurang lebih 1 meter dan berat 10 kg.

Untuk mencapai bunganya besar di butuhkan sekali masa pertumbuhan hingga 9 bulan lamanya. Akan tetapi bunga yang satu ini akan mekar hanya selama 7 hari saja sebelum kemudian layu dan bahkan mati.

Bahkan bunga yang satu ini tidak dapat hidup langsung di tanah, kelangsungan hidupnya ini bergantung pada tumbuhan – tumbuhan inang. Bagi kalian yang ingin menjumpai bunga Rafflesia Arnoldi ini dapat mengunjungi daerah Bengkulu, Jambi dan Sumatera Selatan.

Pada saat ini populasi hidupnya bunga ini terancam, karena spesiesnya di Indonesia cukup tinggal sedikit. Maka dari itu bunga ini telah di lindungi dan tidak bisa kita tanam dengan sembarangan.

  • Bunga Bangkai

Memang untuk bunga bangkai ini termasuk salah satu bunga raksasa yang di mana akan mengeluarkan bau busuk seperti bangkai. Tentunya bau busuk tersebut bertujuan untuk mengundang serangga yang akan membantu proses penyerbukan.

Ternyata ciri yang hampir mirip dengan bunga Rafflesia membuat banyak orang salah sebut, padahal mereka ini cukup berbeda. Untuk pertumbuhan bunga bangkai ini dapat tumbuh tinggi menjulang ke atas hingga mencapai kurang lebih 4 meter.

Waktu saat mekar, bagian dari luar akan memiliki warna krem dengan mahkota merah tua bewarna keunguan. Rupanya sama seperti Raffesia bunga bangkai sendiri hanya akan mekar selama 7 hari saja.

Pada saat ini untuk bunga bangkai tergolong bunga yang cukup langka, karena sudah tidak tumbuh banyak lagi di Indonesia sendiri. Merupakan salah satu bunga yang di lindungi dan tidak bisa di tanam dengan sembarangan orang.

  • Kantong Semar

Selanjutnya ada tanaman yang memiliki nama Kantong Semar, banyak yang mengira tanaman ini langka tapi sebenarnya tidak langka juga. Faktanya ini tanaman Kantong Semar dapat kita temukan di hutan tropis Indonesia terutama di daerah Sumatera dan juga Kalimantan.

Perlu di ketahui juga Kantong Semar termasuk salah satu tumbuhan karnivora karena dapat memakan berbagai macam serangga. Akan tetapi Kantong Semar ini harus menunggu hingga usia dewasa baru dapat memakan serangga.

Tumbuhan ini memiliki kelenjar nektar di bagian tutup kantongnya. Jika sudah banyak serangga yang terjebak maka kantongnya akan langsung menutup otomatis, kalian masih bisa menemukan tanaman ini di hutan tropis.

  • Bunga Edelweis

Bunga Edelweis ato di kenal dengan nama Anaphalis Javanica ini telah menjadi salah satu tanaman bunga yang masuk ke daftar tanaman langka. Kebanyakan untuk bunga ini tumbuh di daerah pegunungan Jawa, bahkan bisa menjadi tanaman yang pertama kali tumbuh sesudah erupsi.

Haruus di ketahui oleh kalian semuanya, meskipun telah di petik bunga edelweis ini tidak akan langsung layu. Maka dari itu banyak dari pendaki gunung yang memetik bunga ini untuk di jadikan salah satu buah tangan. Itu lah salah satu hal yang telah membuat populasi bunga ini menjadi turun drastis.

  • Anggrek Tebu

Tentunya anggrek tebu ini masih menjadi salah satu keluarga bunga anggrek, untuk jenis yang satu ini paling besar di keluarganya. Bahkan satu rumpun anggrek tebu dewasa ini bisa memiliki berat kurang lebih hampir 1 ton lebih dengan panjang 3 meter.

Bunga yang satu ini memiliki warna kuning dengan di tambah bintik – bintik bewarna coklat, merah dan merah agak kehitaman. Yang sangat unik dari bunga satu ini meskipun di potong batangnya tapi masih kuat bertahan hidup selama 2 bulan.

  • Daun Payung ( Daung Sang )

Selanjutnya ini adalah tanaman yang memiliki nama ilmiah yaitu Johannestijsmania altifrons yang di ambil dari nama penemunya. Untuk ciri khas dari tumbuhan ini yaitu memiliki daun sangat besar, lebar dan juga kuat.

Bahkan pada jaman dahulu sangat sering sekali di manfaatkan sebagai atap sehingga masyarakat menamakannya sebagai daun payung. Bagi kalian yang ingin menemukan daun ini dapat langsung mengunjungi daerah Sumatera.

  • Sarang Semut

Mungkin untuk jenis tanaman yang satu ini kalian kebingungan mengapa bisa di namakan dengan Sarang Semut ?. Karena tanaman yang satu ini menjadi salah satu tempat favoritnya para semut berkumpul.

Tentunya tanaman ini juga memiliki nama ilmiah yaitu Myrmecodia Pendans, sangat sulit di temukannya. Sarang Semut ini merupakan salah satu tumbuhan epifit Papua, lebih sering di temukan pada pohon yang memiliki ketinggian 8 meter.

  • Cendana

Memang untuk kayu cendana sendiri sangat mudah sekali untuk di temuinya pada sangkur keris. Selain itu juga tanaman cendana ini telah di jadikan sebagai bahan baku untuk pembuatan minyak wangi, aroma terapi, dupa.

Karena kabarnya aroma wangi dari cendana ini dapat bertahan hingga ratusan tahun maka dari itu harga tanaman ini tergolong mahal. Jadi bagi kalian yang berminat ingin membuat parfum sangat cocok untuk membeli cendana ini.

Semoga dengan adanya artikel kami ini dapat menambah wawasan kalian semuanya.

Jangan lupa juga untuk membaca artikel Tanaman Hias Untuk Meja Hias