Peyote berasal dari Meksiko dan barat daya Texas, adalah kaktus kecil, tak bertulang dengan alkaloid psikoaktif, terutama meskalin. Peyote adalah kata Spanyol yang berasal dari bahasa Nahuatl, atau Aztec yang berarti “berkilau”atau “berkilauan”.

Peyote

Peyote adalah kaktus kecil. Tanaman Kaktus kecil ini juga digunakan sebagai obat penenang karena dapat menyebabkan halusinasi. Jenis Kaktus ini melalui pertumbuhan sangat lambat. Spesimen yang dibudidayakan tumbuh jauh lebih cepat, kadang-kadang mengambil metode khusus agar kurang dari tiga tahun untuk tumbuh dari pembibitan sampai ke dewasa dan berbunga dewasa.

Tanaman ini ditemukan pada ketinggian 100–1.500 m (330–4.920 kaki) dan luar biasa lagi bisa berada hingga 1.900 m (6.200 kaki). Habitatnya terutama di semak belukar, terutama semak duri. Tanaman ini bisa dijadikan sebagai tanaman hias, hal ini seperti jenis kaktus yang lain dan juga mempunyai bunga yang sangat indah dan juga bentuk yang sangat unik untuk jenis kaktus.

Peyote

Tanaman ini oleh warga lokal sering menggunakan peyote untuk mengobati berbagai macam penyakit seperti sakit gigi, nyeri saat melahirkan, demam, nyeri payudara, penyakit kulit, rematik, diabetes, pilek, dan kebutaan

Baca juga Paddle plant

Anggrek Cattleya – Salah satu jenis tanaman anggrek yang mudah di rawat. Anggrek ini beri nama Cattleya oleh sang penemu John Lindley Seorang Botanis Inggris pada tahun 1824 untuk mengenang sahabatnya yang bernama Sir William Cattley.

Anggrek Cattleya

Cattleya adalah salah satu genus dari 42 spesies anggrek dari Kosta Rika sampai bagian Tropis Amerika Selatan dan merupakan salah satu marga anggrek epifit. Hingga saat ini genus Cattleya sudah memiliki lebih dari 53 Species yang tersebar di seluruh dunia.

Tanaman anggrek telah terkenal sebagai tanaman bunga dan sangat banyak yang dikembangkan menjadi tanaman hias sejak lama. Meskupun jenis anggreK ini mudah dalam merawat, namun harus ada beberapa perlakuan khusus agar anggrek ini tetap sehat, Perawatan tersebut berupa pemupukan, pemangkasan dan penyiraman harus dilakukan secara rutin.

Anggrek Cattleya

Cattleya tidak memerlukan lingkungan yang khusus untuk bisa tumbuh subur dan berbunga. Media tanamnya pun tidak terlalu rumit. Cattleya bisa di tanam dipot atau di tempelkan pada batang pohon atau bisa dinding batu bata. Tanaman ini juga toleran dengan cahaya matahari yang kurang. Jadi hal yang mudah buat anda yang masih pemula yang ingin menanam anggrek Cattleya.

Cattleya memiliki nilai komersil yang sangat tinggi di pasaran baik lokal maupun internasional. Meskipun harga anggrek jenis ini cenderung mahal, akan tetapi nilai yang dimilikinya jauh lebih mahal. Sehingga cattleya selalu menjadi prioritas utama bagi para hobis maupun kolektor. Sehingga dimanapun berada anggrek ini akan selalu diburu oleh para kolektor.

Baca juga Peyote

Tumbuhan Hias Sedum Morganianum

Sedum morganianum (ekor keledai atau ekor burro) adalah spesies tanaman berbunga di keluarga Crassulaceae, asli Meksiko selatan dan Honduras.

Tanaman bila dewasa mungkin memiliki cabang hingga dua kaki panjang, dengan puluhan abu-abu hijau, daun gemuk berbaris seperti tetesan. Bunga-bunga mudah muncul pada akhir musim panas dalam kelompok-kelompok bunga kecil yang menggantung. Bunganya bisa merah, kuning, atau putih.

Sedum morganianum

Sedum morganianum tumbuh dengan baik di luar atau di dalam ruangan, dalam cahaya yang sangat baik atau matahari penuh tetapi tidak panas yang ekstrim. Tanaman paling baik ditanam di bawah sinar matahari penuh untuk pertumbuhan yang kuat dan untuk meningkatkan warna daun. Hal ini membutuhkan penyiraman yang teratur sepanjang tahun. Spesies ini rentan terhadap penyiraman berlebihan, terutama selama musim dingin.

Tanaman biasanya diperbanyak dengan stek batang atau daun. Daunnya cukup halus dan akan mudah mematahkan batang ketika dimanipulasi. Daun akan tetap hidup selama beberapa hari dan akarnya akan muncul setelah beberapa hari.

Sedum morganianum

Ekor keledai tidak terlalu rentan terhadap berbagai serangga dan hama. Kutu daun adalah hama yang paling umum pada tanaman ini. Untuk menghilangkan kutu daun, Anda dapat menyirami tanaman Anda setiap bulan dengan air. Pilihan lain adalah menyemprot tanaman dengan campuran 1/5 alkohol untuk 4/5 air. Jika itu tidak berhasil, menyemprotkan minyak neem organik langsung ke tanaman Anda akan membantu menjauhkan hama.

Baca juga Anggrek Cattleya

Tanaman Ruellia Ungu

Ruellia Ungu merupakan salah satu tanaman yang bisa dijadikan sebagai tanaman hias. Tanaman ini berasal dari Meksiko, kepulauan karibia dan Amerika Selatan. Tanaman ini cocok sebagai tanaman hias dalam pot atau tanaman pembatas.

Tanaman termasuk tanaman yang mudah tumbuh pada lingkungan dengan intensitas cahaya matahari penuh, tanaman ini membutuhkan iklim yang hangat dengan tanah yang berdrainase baik. Kondisi tanah yang cocoj untuk pertumbuhan reulia ungu adalah dengan tanah dengan kelembaban menengah hingga kelembaban tinggi.

Ruellia Ungu

Tanaman hias ini memiliki batang pohon kecoklatan dengan daun panjang lancip dan meruncing ke bagian ujungnya. Ketinggian dari tanaman hias ini bisa mencapai 1,5 meter. Namun, dengan cara perawatan yang baik yaitu selalu rutin dipangkas batang pucuk daunnya, tanaman ini bisa berada dalam ketinggian 50 centi meter dengan bentuk yang rapi dan indah. Tanaman ini berkembang dengan biji ataupun dengan cara stek batang.

Yang ini bunga terompet ungu (Ruellia ungu) bunga ini sangat mudah tumbuh dan berkembang, bentuk bunganya yang menyerupai terompet yang cantik, daunnya hijau panjang dan lancip, batang bunga yang tidak keras berwarna hijau keunguan.

Baca juga Sedum morganianum

Tumbuhan Dieffenbachia

Dieffenbachia Salah satu jenis tanaman yang cukup dikenal dikalangan masyarakat. Keindahan tanaman ini berasal dari bentuk tajuk dan warna daunnya yang beragam. Jenis tanaman ini ternyata tahan didalam ruangan dalam jangka waktu tertentu. Tanaman hias Dieffenbachia dikenal juga dengan nama daun bahagia atau bunga bahagia.

Dieffenbachia

Dieffenbachia memiliki daya adaptasi yang bagus terhadap lingkungan. Jenis Tanaman ini pada umumnya dijual sewaktu tanaman masih muda. Pada saat ketinggian tidak Lebih dari 50 – 75 cm, yang daun – daunnya bagian bawah menutupi bibir pot.

Getah daun dan batang Dieffenbachia mengandung kalsium oksalat yang berbentuk jarum di dalam sel-selnya. Dan dapat menyebabkan gatal-gatal maupun kejang pada bibir dan lidah. Oleh karena itu hindarkan dari jangkauan anak dan hewan peliharaan anda. Walaupun belum ada kasus kematian dari racun tanaman ini, namun anda tetap harus berhati-hati.

Dieffenbachia

Tanaman ini dapat dikembangkan dengan cara stek selain itu memiliki daya tahan untuk kondisi cuaca tertentu. Bisa dijadikan sebagai tanaman hias dalam ruangan, karena mempunyai adaptasi yang cukup bagus. Namun sesekali harus terkena sinar matahari. Di Indonesia tanaman hias ini lebih banyak kita temukan sebagai tanaman pagar. Dengan nilai estetika tinngi anda bisa menjadikan tanaman ini sebagai tanaman hias yang indah.

Baca juga Ruellia Ungu