Tanaman Langka Negara Indonesia

Tanaman Langka Negara Indonesia Yang Masih Hidup Hingga Sekarang

Tanaman Langka Negara Indonesia yang indah dan akan memanjakan mata. Masih dapat kalian temukan hingga sekarang ini.

Tentunya letak Negara Indonesia ini berada di daerah tropis dan akan membuat berbagai jenis tumbuhan hidup bebas di nusantara ini. Telah di anugerahi tanah yan subur, dengan menjadikan Negara kita terkenal dengan kekayaan akan alamnya yang sungguh indah.

Pastinya tidak sedikit jenis tumbuhan langkan yang hanya dapat kita temukan di Indonesia ini. Akan tetapi ada jenis tumbuhan yang semula melimpah dan hingga saat ini telah berubah status menjadi salah satu tumbuhan langka bahkan di lindungi undang – undang.

Hal tersebut telah di akibatkan dengan perkembangan kehidupan yang sangat moderna dan membuat populasi menurun drastis. Maka dari itu tanaman langka yang masih hidup di Indonesia ini wajib di lindungi oleh kalian semuanya agar tidak terjadi kepunahan.

Perlu di ketahui oleh kalian semuanya, banyak sekali turis dari luar negeri yang sangat mencintai tanaman langka di Indonesia ini. Karena Indonesia sendiri telah menjadi salah satu wilayah yang benar – benar kaya akan keindahan alamnya.

Maka dari itu lah kita harus betul – betul menjaga ekosistem yang telah hadir di negara Indonesia, agar tidak terjadi hal yang tidak di inginkan. Pasti di antara para pecinta tanaman sekali sudah mengetahui akan hal ini.

Beberapa Tanaman Langka Di Indonesia Yang Masih Bisa Kita Lihat Pada Saat Ini

Mungkin ada sebagian di antara kalian semuanya  yang masih belum mengetahui akan tanaman langka tersebut. Tetapi tidak perlu merasakan khawatir atau pun cemas karena di kesempatan sekarang kami akan memberika beberapa daftar tanaman langka. Dari pada semakin membuat kalian penasaran mari kita langsung bahas saja secara berasamaan di bawah ini antaranya adalah :

  • Rafflesia Arnoldi

Pertama yaitu tanaman Raffelsia Arnoldi yang merupakan bunga raksasa dan memiliki bau busuk yang begitu menyengat sekali. Bunga Rafflesia ini tumbuh melebar ke samping, waktu saat mekar diameternya bisa mencapai kurang lebih 1 meter dan berat 10 kg.

Untuk mencapai bunganya besar di butuhkan sekali masa pertumbuhan hingga 9 bulan lamanya. Akan tetapi bunga yang satu ini akan mekar hanya selama 7 hari saja sebelum kemudian layu dan bahkan mati.

Bahkan bunga yang satu ini tidak dapat hidup langsung di tanah, kelangsungan hidupnya ini bergantung pada tumbuhan – tumbuhan inang. Bagi kalian yang ingin menjumpai bunga Rafflesia Arnoldi ini dapat mengunjungi daerah Bengkulu, Jambi dan Sumatera Selatan.

Pada saat ini populasi hidupnya bunga ini terancam, karena spesiesnya di Indonesia cukup tinggal sedikit. Maka dari itu bunga ini telah di lindungi dan tidak bisa kita tanam dengan sembarangan.

  • Bunga Bangkai

Memang untuk bunga bangkai ini termasuk salah satu bunga raksasa yang di mana akan mengeluarkan bau busuk seperti bangkai. Tentunya bau busuk tersebut bertujuan untuk mengundang serangga yang akan membantu proses penyerbukan.

Ternyata ciri yang hampir mirip dengan bunga Rafflesia membuat banyak orang salah sebut, padahal mereka ini cukup berbeda. Untuk pertumbuhan bunga bangkai ini dapat tumbuh tinggi menjulang ke atas hingga mencapai kurang lebih 4 meter.

Waktu saat mekar, bagian dari luar akan memiliki warna krem dengan mahkota merah tua bewarna keunguan. Rupanya sama seperti Raffesia bunga bangkai sendiri hanya akan mekar selama 7 hari saja.

Pada saat ini untuk bunga bangkai tergolong bunga yang cukup langka, karena sudah tidak tumbuh banyak lagi di Indonesia sendiri. Merupakan salah satu bunga yang di lindungi dan tidak bisa di tanam dengan sembarangan orang.

  • Kantong Semar

Selanjutnya ada tanaman yang memiliki nama Kantong Semar, banyak yang mengira tanaman ini langka tapi sebenarnya tidak langka juga. Faktanya ini tanaman Kantong Semar dapat kita temukan di hutan tropis Indonesia terutama di daerah Sumatera dan juga Kalimantan.

Perlu di ketahui juga Kantong Semar termasuk salah satu tumbuhan karnivora karena dapat memakan berbagai macam serangga. Akan tetapi Kantong Semar ini harus menunggu hingga usia dewasa baru dapat memakan serangga.

Tumbuhan ini memiliki kelenjar nektar di bagian tutup kantongnya. Jika sudah banyak serangga yang terjebak maka kantongnya akan langsung menutup otomatis, kalian masih bisa menemukan tanaman ini di hutan tropis.

  • Bunga Edelweis

Bunga Edelweis ato di kenal dengan nama Anaphalis Javanica ini telah menjadi salah satu tanaman bunga yang masuk ke daftar tanaman langka. Kebanyakan untuk bunga ini tumbuh di daerah pegunungan Jawa, bahkan bisa menjadi tanaman yang pertama kali tumbuh sesudah erupsi.

Haruus di ketahui oleh kalian semuanya, meskipun telah di petik bunga edelweis ini tidak akan langsung layu. Maka dari itu banyak dari pendaki gunung yang memetik bunga ini untuk di jadikan salah satu buah tangan. Itu lah salah satu hal yang telah membuat populasi bunga ini menjadi turun drastis.

  • Anggrek Tebu

Tentunya anggrek tebu ini masih menjadi salah satu keluarga bunga anggrek, untuk jenis yang satu ini paling besar di keluarganya. Bahkan satu rumpun anggrek tebu dewasa ini bisa memiliki berat kurang lebih hampir 1 ton lebih dengan panjang 3 meter.

Bunga yang satu ini memiliki warna kuning dengan di tambah bintik – bintik bewarna coklat, merah dan merah agak kehitaman. Yang sangat unik dari bunga satu ini meskipun di potong batangnya tapi masih kuat bertahan hidup selama 2 bulan.

  • Daun Payung ( Daung Sang )

Selanjutnya ini adalah tanaman yang memiliki nama ilmiah yaitu Johannestijsmania altifrons yang di ambil dari nama penemunya. Untuk ciri khas dari tumbuhan ini yaitu memiliki daun sangat besar, lebar dan juga kuat.

Bahkan pada jaman dahulu sangat sering sekali di manfaatkan sebagai atap sehingga masyarakat menamakannya sebagai daun payung. Bagi kalian yang ingin menemukan daun ini dapat langsung mengunjungi daerah Sumatera.

  • Sarang Semut

Mungkin untuk jenis tanaman yang satu ini kalian kebingungan mengapa bisa di namakan dengan Sarang Semut ?. Karena tanaman yang satu ini menjadi salah satu tempat favoritnya para semut berkumpul.

Tentunya tanaman ini juga memiliki nama ilmiah yaitu Myrmecodia Pendans, sangat sulit di temukannya. Sarang Semut ini merupakan salah satu tumbuhan epifit Papua, lebih sering di temukan pada pohon yang memiliki ketinggian 8 meter.

  • Cendana

Memang untuk kayu cendana sendiri sangat mudah sekali untuk di temuinya pada sangkur keris. Selain itu juga tanaman cendana ini telah di jadikan sebagai bahan baku untuk pembuatan minyak wangi, aroma terapi, dupa.

Karena kabarnya aroma wangi dari cendana ini dapat bertahan hingga ratusan tahun maka dari itu harga tanaman ini tergolong mahal. Jadi bagi kalian yang berminat ingin membuat parfum sangat cocok untuk membeli cendana ini.

Semoga dengan adanya artikel kami ini dapat menambah wawasan kalian semuanya.

Jangan lupa juga untuk membaca artikel Tanaman Hias Untuk Meja Hias

Tanaman Hias Untuk Meja Hias

Tanaman Hias Untuk Meja Hias

Tanaman Hias Untuk Meja Hias , Barang apakah saja yang terdapat di atas meja riasmu? Supaya tidak sekedar dipenuhi perabotan make up serta skincare, kasih hiasan tanaman estetis yuk! Tidak cuman enak diliat, tanaman hias pula berperan buat mood jadi bagus.

Peace lily

Peace lily

Bunga lili sama juga dengan kecantikan. Ini penyebab tanaman ini pas dibuat pajangan buat meja rias. Coba tempatkan pot berisi peace lily di atas meja riasmu. Bunga putih dengan batangnya yang tegak, tampak manis serta indah.

Aglaonema

Aglaonema

Tanaman aglaonema atau digemari banyak orang dengan istilah sri rejeki, dapat ditanam di tempat buat menghiasi meja riasmu. Bentuk daunnya melebar dengan corak abstrak berwarna merah muda. Gabungan warnanya cantik sekali, kan? Tanaman sri rejeki tidak sekedar memperbagus tata ruangan, tetapi juga berperan menghisap toksin di udara. Mood jadi lebih baik, kan kalaupun hirup udara yang bersih.

Baby toes

Baby toes

Tanaman dari keluarga sukulen banyak memang dibuat dekor tempat. Antara lainnya baby toes. Sama dengan punyai bentuk yang serupa jemari anak bayi, tanaman ini disebut baby toes. Perawatannya simpel, baby toes tidak butuh kerap terserang cahaya matahari serta disiram air. Serasi sekali buat hiasi meja riasmu.

Echeveria

Echeveria

Echeveria bertambah diketahui dengan nama kaktus kubis di Indonesia. Meskipun termasuk juga group kaktus, tanaman ini sekalipun tidak berduri. Jadi, dia aman di tempatkan di meja rias serta tidak dapat membuat ala make up atau accessories tersangkut. Unik serta cantik disaksikan, bentuk daunnya serupa kelopak bunga yang tengah mekar. Kalau disaksikan keseluruhannya, sama sepertiseperti kubis fresh yang baru diambil.

Begonia polkadot

Begonia polkadot

Penggemar tanaman hias pastinya dekat dengan style yang berikut. Warna daunnya yang cantik, ditanggung buat meja riasmu jadi kian estetis. Begonia polkadot punyai bentuk daun yang melebar di ruang pangkal, lalu menguncup di ujungnya. Motif bercak bercak putih di sisi atas membuat dimaksud begonia polkadot. Bukan sekedar tanaman hias buat dekor meja rias saja , tapi juga ada dari dari sejumlah tanaman buat hiasi meja ruangan tamu. Berikut di bawah ini pula adalah beberapa model tanaman hias meja ruangan tamu.

Tanaman Hias Meja Ruangan Tamu

Tanaman Hias Meja Ruangan Tamu

Membuat kesan kesan fresh di ruangan tamu, dapat dijalankan melalui langkah letakkan tanaman didalamnya. Tidak cuman berasa sejuk, pula bikin cantik tata ruangan. Berikut di bawah ini lima tanaman estetis yang pas buat hiasi meja ruangan tamu.

Lidah buaya

Lidah buaya

Tanaman yang mempunyai banyak fungsi ini, tidak sekedar dapat ditanam di luar tempat. Lidah buaya pula pas dibuat dekor meja ruangan tamu melalui langkah menempatkannya di pot. Perawatan lidah buaya termasuk simpel. Tanaman ini tidak butuh teratur disiram serta terserang cahaya matahari. Tidak hanya itu, dia aman di tempatkan dalam rumah serta dapat berperan kurangi kelembapan udara pula.

Kaktus

Kaktus

Kaktus merupakan tanaman hias yang sangatlah digemari banyak orang. Punyai bentuk bermacam serta sangatlah unik. Dia dapat ditanam di pot sampai terarium yang membuat kian estetis. Tanaman ini dapat dibuat hiasan meja ruangan tamu. Beberapa model kaktus yang pas buat hiasan di tempat merupakan kaktus lilin, asteria, golden barrel, atau kaktus centong.

Peperomia

Peperomia

Peperomia salah satunya style tanaman hias yang banyak diseleksi buat dekor tempat. Pas ditanam di pot, daunnya dapat tumbuh melebar melingkupi pot seperti kubah. Tanaman peperomia punyai bentuk daun yang tepat, menyerupai sirih tapi tumpul di sisi ujungnya. Struktur permukaan daunnya lembut serta ada susunan bulu halus di atasnya.

Spider plant

Spider plant

Spider plant punyai daun yang panjang serta ramping. Warnanya hijau muda fresh dengan garis putih di sisi tengah. Punyai bentuk dirasa serupa kaki laba laba, maka dari itu dinamakan spider plant. Tanaman ini pas di tempatkan di atas meja ruangan tamu jadi pemanis. Arah tumbuh daunnya menjuntai ke samping pot, maka dari itu berikan kesan kesan teduh serta fresh.

Kalanchoe

Kalanchoe

Kalanchoe atau yang juga dikenal jadi bunga cocor bebek, pas dibuat pemanis meja ruangan tamu di tempat tinggalmu. Tanaman dari keluarga sukulen ini, punyai daun tebal serta bunga kecil yang tumbuh di sisi atas. Warna bunganya bermacam, ada oranye, kuning, merah, sampai violet. Perawatan kalanchoe cukup simpel, tidak butuh kerap disirami serta terserang cahaya matahari.

Jenis Tanaman Hias Tropis Yang Cocok Untuk Menghiasi Perkarangan Rumah

Bagi anda yang mempunyai pekarangan rumah yang cukup luas atau luas akan terasa lebih indah bila ditanami dengan tanaman hias. Akan tetapi, banyak yang khawatir tanaman tersebut akan layu dan mati karena cuaca yang panas. Oleh karena itu, lebih baik memelihara tanaman hias tahan panas matahari di halaman rumah Anda.

Ada banyak sekali tanaman hias yang tahan terhadap sengatan matahari dan udara panas, namun tidak semua bunga bisa ditanam di sembarang tempat. Ada yang hidupnya di iklim dingin dan ada juga yang hidupnya di iklim tropis. Bunga yang hidupnya di daerah dengan iklim dingin belum tentu bisa mekar dengan indah jika ditanam di daerah tropis.

Indonesia sendiri termasuk dalam negara beriklim tropis. Curah hujannya cukup tinggi, tingkat kelembabannya pun tinggi. Rata-rata temperatur udara di Indonesia berkisar pada 18 hingga 38 derajat Celcius.

Agar bunga yang anda tanam di halaman rumah kesayangan bisa tumbuh subur dan mekar dengan indah, sebaiknya anda memilih bunga yang cocok ditanam di daerah tropis seperti yang ada pada daftar berikut ini!

Daftar Jenis Tanaman Hias Tropis

1. Bunga Jengger Ayam

Bunga yang satu ini diberi nama jengger ayam karena bentuknya yang menyerupai jengger ayam sungguhan. Warnanya tidak hanya merah, tapi ada juga yang kuning dan oranye. Bunga yang satu ini cukup tahan banting dengan sinar matahari dan mampu berbunga berkali-kali dalam waktu satu bulan.

2. Bunga Kertas atau Bougainvillea

Bohong kalau anda belum pernah melihat bunga kertas di sekitar rumah. Pasalnya bunga yang juga disebut bunga Bougainvillea (sering juga disebut Bougenville) ini mampu tumbuh subur di seluruh penjuru Indonesia. Perawatannya yang mudah membuat tanaman hias yang satu ini begitu populer. Warna-warnanya antara lain adalah merah, kuning, ungu, dan oranye.

3. Bunga Kamboja

Salah satu jenis tanaman hias bunga yang sering ditemukan pada kompleks pemakaman ini ternyata bisa tumbuh subur di daerah tropis meski jarang disiram dengan air dan diberikan pupuk. Kelopaknya berukuran cukup besar dengan perpaduan warna putih bersih dan kuning.

4. Bunga Tabebuya

Tanaman hias yang aslinya berasal dari Brazil ini sering disebut-sebut sebagai sakura di daerah tropis. Bunga Tabebuya ini tumbuh pada pohon tabebuya. Warna kelopaknya ada yang kuning dan ada yang pink.

Selain bisa tumbuh subur di daerah tropis, tanaman ini bisa juga tumbuh subur di daerah subtropis. Sangat cocok untuk menghiasi taman belakang rumah milikmu.

5. Bunga Euphorbia

Bunga berikutnya adalah Euphorbia. Ukurannya kecil-kecil dengan bentuk kelopak yang melingkar. Warnanya ada yang merah, merah muda, dan putih. Bagian tengahnya berwarna kuning. Jenis tanaman hias ini memiliki 2.420 spesies berkat campur tangan manusia. Biasanya bunga Euphorbia ini digunakan orang Meksiko untuk membuat lilin.

6. Bunga Melati

Bunga yang cocok ditanam di daerah tropis berikutnya adalah flora kebangaan masyarakat Indonesia, melati. Warnanya putih melambangkan kesucian. Baunya pun sangat harum. Pilihan tanaman hias yang sifatnya merambat dengan sejumlah daun hijau ini sering digunakan sebagai ronce pelengkap dandanan pengantin Jawa.

7. Bunga Pentas

Kalau yang satu ini pasti identik dengan masa kecil anda, bunga Pentas memiliki warna merah dan berukuran kecil. Pada waktu masih anak-anak, kita akan menarik bagian tengahnya kemudian menghisap madu yang ada di ujung dalam.

Meski kecil, bunga Pentas ini terlihat besar karena tumbuh banyak pada satu titik membentuk buket. Selain tahan panas, tanaman semak ini juga tahan ulat dan kutu.

8. Bunga Kembang Sepatu

Bunga Kembang Sepatu memiliki ukuran yang cukup besar dengan pilihan warna ungu, merah, kuning, dan merah muda. Bentuk kelopaknya ada dua macam, yaitu kelopak tunggal dan kelopak tumpuk.

Keduanya sama-sama cantik untuk ditanam di taman depan rumah. Daya tahannya sama seperti bunga Kertas yang tahan dengan cuaca panas dan matahari terik.

9. Bunga Marigold

Bunga Marigold memiliki warna yang sangat cantik yaitu perpaduan kuning dan oranye yang terlihat keemasan. Kelopaknya saling bertumpuk sehingga terlihat semakin mempesona.

Tanaman ini sangat menyukai matahari sehingga anda bisa menanamnya tanpa perlindungan di luar ruangan. Salah satu daerah penghasil bunga Marigold terbesar di Indonesia berada di Bali, karena bunga ini sering digunakan untuk upacara adat.

Demikian daftar bunga yang cocok untuk ditanam di daerah tropis karena tahan sinar matahari dan cuaca yang panas. Karena sudah bisa memilih jenis yang tepat, anda pun tidak perlu khawatir mereka akan mati akibat iklim yang salah.

Rumah semakin cantik dengan Tanaman Hias Hidroponik.

Tak semua orang ingin repot bercocok tanam, tapi siapa saja tentu ingin rumahnya tampak menawan. Tanaman hias hidroponik pun kini menjadi solusi untuk mereka yang ingin mempercantik rumahnya tanpa ribet. Hidroponik sendiri bukan lah nama dari tanaman hias, namun merupakan teknik bercocok tanam.

Biasanya, teknik hidroponik dilakukan untuk tanaman sayuran. Tapi, di zaman modern ini Anda juga bisa mempercantik rumahmu dengan menerapkan teknik hidroponik pada tanaman hias.

Apa sih Tanaman Hias Hidroponik itu?

Sebenarnya apa sih definisi ‘hidroponik’ itu sendiri? Praktisnya, hidroponik adalah teknik budidaya menanam dengan memanfaatkan air tanpa menggunakan media tanah dan berfokus pada pemenuhan nutrisi tanaman.

Terdengar praktis bukan? Tak hanya itu, tak perlu khawatir jika halaman rumahmu kurang luas karena tanaman hias dengan teknik hidroponik ini bisa banget dilakukan di lahan yang sempit.

8 Rekomendasi Tanaman Hias Hidroponik di Rumah

Jika kamu tertarik menanam tanaman hias dengan cara hidroponik, yuk simak 8 rekomendasi tanaman hias hidroponik di bawah ini agar rumahmu semakin cantik dan indah!

1. Bunga Matahari

Bunga yang biasa tumbuh di tahan luas ini bisa juga lho ditanam dengan sistem hidroponik! Kamu bisa menggunakan arang sekam atau pasir untuk menggantikan media tanah.

Tanamlah bunga matahari di dalam pot dan letakkan di halaman rumah. Supaya lebih hemat tempat dan tampak rapi, taruhlah bunga matahari di rak bersusun.

Tapi, kamu harus meletakkan tanaman cantik ini di luar ruangan ya! Karena seperti namanya, bunga matahari membutuhkan tempat yang penuh penyinaran matahari.

Nah, untuk merawatnya kamu cukup menyiram air dan larutan nutrisi sehari sekali. Kamu bisa melakukannya secara manual atau engan sistem tetes agar lebih praktis.

2. Keladi Red Star

Tanaman hias selanjutnya adalah keladi red star yang berasal dari keluarga keladi-keladian.

Keladi red star memiliki warna daun yang sangat menarik, yaitu merah. Bentuknya pun cantik sehingga menambah nilai estetika jika ditanam di halaman rumah.

Perawatan tanaman keladi red star uga sangat mudah, lho! Kamu cukup pastikan bahwa keladi red star berada di lokasi yang penuh sinar matahari agar tumbuh subur nan cantik.

3. Aglaonema/Sri Rejeki

Nah, pasti kamu sudah tak asing lagi, kan, dengan tanaman yang satu ini? Aglaonema, atau yang juga disebut ‘sri rejeki’ bisa kamu temui hampi di setiap rumah.

Aglaonema memiliki nilai estetika dari corak dan warna daunnya yang unik. Tak hanya cantik, tanaman hias ini juga bermanfaat sebagai pembersih udara/antipolutan yang mampu menyerap racun atau zat berbahaya.

Perawatannya juga mudah banget lho! Meskipun membutuh sinar matahari, tapi tanaman hias ini juga bisa tumbuh subur di dalam rumah.

4. Suplir

Tanaman hias satu ini juga mudah didapatkan. Suplir merupakan tanaman hias dari jenis paku-pakuan yang populer di era 1990-an.

Suplir memiliki daya tarik yang khas yang terlihat dari bentuk daun, bentuk tajuk, dan warna yang kontras antara daun dan batangnya. Tanaman hias ini juga memiliki macam jenis dan varietas.

Cara memelihara suplir pun terbilang mudah kok! Suplir tumbuh dengan baik di lingkungan yang lembab sehingga penyinaran matahari yang minim pun tak masalah.

5. Anggrek

Anggrek merupakan salah satu tanaman hias hidroponik yang bisa tumbuh dengan berbagai bahan tanam, seperti arang, sabut kelapa, kayu pakis, hingga pecahan genting.

Tanaman anggrek juga memiliki berbagai varietas yang cantik. Bahkan, beberapa di antaranya dipatok dengan harga cukup mahal karena sulit didapatkan.

Untuk cara penataannya pun bervariasi. Anggrek bisa ditanam menempel di dinding atau menggunakan pot. Kamu bisa menyusun pot menjadi berundak atau digantung agar jauh dari hama.

Nah, untuk perawatannya sendiri pun berbeda-beda setiap varietas. Berdasarkan penyinarannya, terdapat tiga jenis, yakni:

  • Harus terkena sinar matahari langsung
  • Bisa tumbuh baik di tempat yang tak tepapar sinar matahari langsung
  • Tidak bisa tumbuh baik di tempat yang terpapar sinar matahari langsung

6. Lidah buaya

Tanaman hias hidroponik selanjutnya yaitu lidah buaya atau aloe vera. Kamu bisa meletakkan tanaman ini di dalam maupun luar ruangan dengan media tanam hidrogel atau arang sekam.

Ingin tanaman lidah buaya tampak lebih estetis? Kamu bisa menanamnya dengan hidrogel dan meletakkannya di pot dari asbes atau kaca agar warna hidrogel tampak jelas nan cantik.

Untuk perawatannya tentu saja mudah. Kamu cukup menyiramnya dua kali sehari atau ketika media tanamnya sudah mulai tampak kering.

7. Sirih Gading

Tanaman hias hidroponik yang terakhir adalah sirih gading. Ciri khas nilai estetika pada tanaman ini terletak pada corak daunnya yang berwarna belang-belang hijau dan kuning.

Untuk kamu yang gak mau ribet, menanam sirih gading di rumah adalah pilihan yang tepat! Pasalnya, tanaman ini cukup bandel karena mampu tumbuh subur di berbagai media, bahkan hanya air sekalipun.

Kamu bisa meletakannya untuk mempercantik halaman rumah di luar, atau pun menjadi hiasan menawan di indoor. Perawatannya pun mudah, kamu hanya perlu menyiramnya dua hari sekali.

Tak hanya itu, tanaman hias ini juga mampu membersihkan udara dari berbagai polusi berbahaya lho!

8. Palem kuning

Palem kuning merupakan tanaman hias dari keluarga pinang-pinangan atau Arecaceae yang berasal dari Kepulauan Madagaskar di Afrika. Di habitat aslinya, palem kuning mampu tumbuh hingga 6 meter, tetapi jika di tanam di pekarangan rumah biasanya hanya dibiarkan tumbuh hingga ketinggian 3 meter.

Palem kuning termasuk tanaman hias yang mudah perawatannya sehingga cocok sebagai tanaman indoor yang ditanam dengan hidroponik.

Palem kuning sebagai contoh tanaman hias hidroponik tidak membutuhkan banyak perawatan yang rumit dan khusus di samping nilai estetikanya yang unik karena keseluruhan bagian tanamannya bisa dinikmati mulai dari bentuk hingga warna tanamannya.

Nah, itulah 8 rekomendasi tanaman hias hidroponik yang bisa mempercantik rumahmu tanpa ribet. Tanaman apa nih yang paling cocok untuk rumahmu?

Jenis Tanaman Hias Dalam Ruangan AC

Terdapat beberapa jenis tanaman hias bisa hidup dalam ruangan ac berikut ini adalah Jenis Tanaman Hias Dalam Ruangan AC yang sudah terbukti mampu bertahan lama jika kita letakan dalam tempat lembab atau ruangan ber AC, tempat tertutup yang minimnya sirkulasi udara serta tanaman tidak terkena terik matahari langsung. berikut ini adalah jenis tanaman hias tersebut.

1. Nolina

Jenis Tanaman Hias Dalam Ruangan AC Nolina

Daya tarik nolina sebagai tanaman indoor eksklusif atau dalam ruangan terletak pada tampilannya yang khas. Pangkal batangnya menggembung dan daun-daunnya yang berbentuk seperti pita tumbuh ke atas dengan ujung terjurai. Bagian ujung dari daun yang terjurai ada yang menggulung mirip ekor kuda. Daunnya panjang, sempit, licin, dan kaku.

Nolina termasuk tanaman yang tahan jika kekurangan air dan mudah beradaptasi terhadap lingkungan baru, termasuk di dalam ruangan ber-AC. Ketahanannya berada di ruangan dapat sampai sebulan.

2. Pachira/pohon uang (Pachira aquatica atau Pachira elastica)

Pachira aquatica

Penampilan pachira sebetulnya mirip tanaman singkong atau karet jika tumbuh secara tunggal. Setelah dirakit (dikepang), tanaman itu mempunyai nilai lebih dan tampil sangat menarik. Kesannya artistik dan indah dipandang. Daun-daunnya yang menjari berwarna hijau mengilap.

Pachira sebagai tanaman indoor dapat disajikan dalam bentuk batang tunggal berukuran raksasa, batang terkepang, atau “bonsai”. Tanaman yang sosoknya tinggi besar dengan batang tunggal atau dikepang tumbuh dalam pot besar. Jumlah yang dikepang dapat 2,3,5, atau 7 batang sekaligus.jenis tanaman hias tempat tertutup

Pachira yang berukuran besar dapat digunakan sebagai penghias sudut ruangan, di ruang depan sebagai penyambut tamu, sisi kiri atau kanan koridor, atau diletakkan di dekat pintu masuk. Tanaman yang berukuran kecil dan berbentuk “bonsai” biasanya dipajang di meja. Tanaman hias ini dapat tahan dalam ruangan ber-AC selama seminggu lebih.

3. Palem Kuning (Chrysalidocarpus lutescens)

Jenis Tanaman Hias Dalam Ruangan AC Chrysalidocarpus lutescens

Palem kuning juga dapat digunakan sebagai tanaman indoor, terutama untuk tanaman yang masih muda. Palem kuning yang ditanam dalam pot besar tampak indah dengan daun-daunnya yang berwarna hijau cerah.

Tangkai daun berwarna hijau, sedangkan di bagian pangkalnya berwarna hijau kekuningan. Palem ini tumbuh merumpun sehingga dalam satu pot dapat berisi lebih dari dua tanaman. Sebagai tanaman indoor, palem kuning cocok diletakkan di ruangan yang cukup luas, seperti lobi atau lorong.

4. Palem Bambu (Chamaedorea erumpens)

Chamaedorea erumpens

Palem ini seperti semak belukar jika tumbuh bergerombol dengan anaknya. Helaian anak daun melebar dan melekat pada tangkai daun yang berwarna agak kemerah-merahan. Anak daun memanjang dan runcing pada ujungnya. Cocok dipajang di sudut ruangan karena tidak terlalu besar ukurannya. Namun, tanaman yang ditanam di luar ruangan tingginya dapat mencapai 200 cm. Tinggi tanaman antara 80-100 cm.

5. Palem kool (Licuala grandis)

Jenis Tanaman Hias Dalam Ruangan AC Licuala grandis

Daun palem kool berbentuk bulat utuh. Tangkai daunnya berduri. Palem ini akan semakin ekslusif kalau sifdat daunnya menyimpang, misalnya menjadi variegata (berbelang-belang) atau keriting. Sebagai tanaman indoor, palem ini cukup tahan berada di dalam ruangan antara 1-2 minggu. Biasanya palem ini dipajang di ruangan yang cukup luas, yaitu diletakkan di sisi atau pinggir ruangan.

Baca juga Tanaman Hias Untuk Meja Hias