Manfaat Bunga Tulip Bagi Kesehatan

Manfaat Bunga Tulip Bagi Kesehatan – Bunga Tulip merupakan salah satu bunga ttaman yang memiliki kecantikan dan keindahan alami bagi siapa saja yang melihatnya. Warna bunga ini tidak hanya satu macam saja, namun juga terdiri dari beberapa warna.

Warna bunga tulip yang diknal saat ini yaitu putih, hijau, kuning, serta merah. Bunga cantik ini berasal dari negara Belanda dan sudah menjadi ciri khas dari negara tersebut. Tidak hanya bunga mawar saja yang melambangkan cinta, bunga cantik ini pun menjadi lambang yang sama pula.

Kegunaan dari bunga tulip tidak hanya terletak dari penampilan saja yang cantik, tetapi juga dari khasiatnya untuk kesehatan tubuh. karena bunga ini mengandung cukup banyak senyawa alami yang akan membantu Anda dalam mencegah penyakit.

Mungkin Anda akan cukup kesulitan dalam menemukan dan menanam bunga ini karena cuaca yang cocok untuk menanamnya adalah cuaca dingin. Anda bisa menemukan bunga ini dengan mudah di daerah pengunungan. berikut manfaat bunga tulip bagi kesehatan.

Mencegah Anemia

Manfaat bunga ini yang pertama adalah mencegah penyakit Anemia. kandungan senyawa yang terhadap dalam bunga ini sangat ampuh untuk meminimalisir timbulnya anemia pada tubih anda.

Mengatasi memar di tubuh

Khasiat bunga tulip juga ampuh untuk mengatasi memar yang muncuk di tubuh. Memar merupakan akibat dari benturan yang mengenai tubuh Anda dan membuat sebagian darah Anda beku. Bunga cantik ini akan mengatasi pembekuan darah tersebut.

Melancarkan aliran darah

Manfaat bunga tulip akan membuat aliran darah Anda menjadi lancar. Kandungan senyawa alami yang terdapat dalam bunga ini mampu membuat darah Anda menyebar dengan rata ke seluruh tubuh dalam pembuluh darah.

Mengatasi Sakit Pinggung

Manfaat bunga tulip sebagai obat yang dapat mengatasi sakit yang terasa di punggung anda. jika anda bering mengalami sakit di punggung karena terlalu banyak kegiatan di luar rumah, cobalah untuk menggunakan bunga ini sebagai solusinya.

Obat pegal linu

Jika Anda sering mengalami rasa pegal serta linu, Anda dapat mengobatinya dengan memanfaatkan khasiat bunga tulip. Bunga yang tidak hanya cantik ini mempunyai manfaat kesehatan yang akan meredakan nyeri di punggung Anda.

Mencegah letih dan lesu

Atasilah letih dan lesu menggunakan bunga tulip. Kandungan sehat yang terdapat dalam bunga ini mampu mencegah rasa letih serta lesu muncul di tubuh Anda. Hasilnya, stamina Anda akan tetap terjaga dan tidak mudah loyo.

Anti oksidan alami

Bunga tulip adalah salah satu bunga dengan sifat anti oksidan yang alami. Sifat ini merupakan fungsi untuk melindungi tubuh dari efek yang ditimbulkan oleh radikal bebas. Beberapa penyakit dari radikal bebas bisa Anda cegah sejak dini.

Anti parasit dalam darah

Kegunaan bunga tulip dalam darah Anda juga akan membantu dalam mengusir parasit yang masuk ke dalam darah. Parasit dalam darah akan menimbulkan efek yang cukup berbahaya dengan timbulnya banyak penyakit.

Baca juga Cara Budidaya Tanaman Hias Bunga Tulip

Jenis-jenis Tanaman Hias Tulip kebun

Tanaman Hias Tulip kebun – Tulip atau Tulipa merupakan nama genus untuk 100 spesies tumbuhan berbunga yang termasuk ke dalam keluarga Liliaceae. Tulip berasal dari Asia Tengah, tumbuh liar di kawasan pegunungan Pamir dan pegunungan Hindu Kush dan stepa di Kazakhstan. Negeri Belanda terkenal sebagai negeri bunga tulip. Tulip juga merupakan bunga nasional Iran dan Turki.

Tulip merupakan tumbuhan tahunan berumbi yang tingginya antara 10–70 cm, daunnya berlilin, berbentuk sempit memanjang berwarna hijau nuansa kebiru-biruan, dan bunganya berukuran besar terdiri 6 helai daun mahkota.

Tulip hasil persilangan menghasilkan bunga berwarna tunggal, merah, oranye, kuning, hijau, biru, ungu, atau berbagai macam kombinasi dan gradasi warna. Tulip menghasilkan biji-biji berbentuk bundar pipih yang dibungkus kapsul kering.

Ada sekita 100 spesies bunga tulip yang ditanam di kebun. jika dari daun mahkota, bunga tulip ada yang memiliki daun mahkota yang tadak hebat sewaktu mekar (masih seperti menguncup), daun mahkota yang terbuka lebar sewaktu mekar, pinggiran daun mahkota yang melengkung, dan pinggiran daun mahkota yang runcing. Jika dilihat dari waktu berbunga, tulip digolongkan menjadi:

Tulip Yang Berbunga Lebih Awal

  • Single Early (daun mahkota selapis, berbunga lebih awal)

Bunga hanya mempunyai 6 daun mahkota. Berbunga di awal April. Jenis ini merupakan keturunan dari jenis ‘Duke Van Thol’. Tanaman cenderung pendek, tinggi tanaman sekitar 20-30 cm. Contoh: ‘Apricot Beauty’ dan ‘Christmas Dream.’

  • Double Early (daun mahkota berlapis, berbunga lebih awal)

Bunga mempunyai lebih dari 6 daun mahkota tetapi jumlahnya lebih sedikit dibandingkan jenis Double Late. Tinggi tanaman sekitar 20-30 cm. Bunga tahan lama dan batangnya kuat. Berbunga di awal April. Jenis ini merupakan keturunan dari tulip ‘Murillo’ dengan bunga berwarna putih, terdiri dari 120 kultivar. Contoh: ‘Peach Blossom’ dan ‘Monte Carlo.’

  • Kaufmaniana

Jenis yang dikembangkan dari spesies Tulipa kaufmanniana asal Turkestan. Tulip jenis ini berbunga sangat awal, di Washington, D.C. kadang-kadang sudah berbunga pada awal Maret. Batangnya pendek, bunganya terbuka lebar di bawah sinar matahari sehingga terlihat seperti bintang bersegi enam. Berbunga di awal April. Tinggi tanaman sekitar 10-20 cm.

  • Fosteriana

Jenis yang mudah berkembang biak, merupakan hibrida berbagai Tulip yang berasal dari Asia Tengah. Berbunga sekitar awal April. Tinggi tanaman sekitar 25-51 cm. Contoh: ‘Purissima’ (putih) dan ‘Sweetheart’ (kuning dengan warna putih pada tepi daun mahkota).

Tulip Yang Berbunga Agak Lambat

  • Triumph

Jenis ini merupakan hasil hibrida Single Early dengan jenis-jenis yang lambat berbunga. Bentuk bunga bulat telur khas Tulip, batangnya kuat dan bunga bisa bertahan dalam kondisi cuaca buruk. Jenis ini banyak digunakan untuk bunga potong. Tinggi tanaman sekitar 25-41 cm. Berbunga di pertengahan April.

Kultivar ini mempunyai warna beraneka ragam, misalnya ‘Negrita’ (ungu), ‘Kees Nelis’ (campuran merah dan kuning), ‘White Dream’ (putih), ‘Prominence’ (merah), ‘Cairo’ (coklat), ‘Zurel’ (campuran ungu dan putih), ‘Gavota’ (merah tua dengan pinggiran kuning). Salah satu kultivar ada menggunakan nama kota di Indonesia yakni Tulip ‘Makassar’ yang berwarna kuning.

  • Darwin Hybrid

Jenis ini baru dikenal seusai Perang Dunia ke-2, merupakan hasil hibrida antara Tulipa fosteriana yang berukuran besar dan ‘Darwin.’ Jenis ini memiliki bunga yang besar-besar dibandingkan jenis-jenis Tulip lainnya sehingga sering ditanam di taman bunga dan diproduksi besar-besaran sebagai bunga potong. Penanamannya mudah, mempunyai batang yang kuat dan tahan serangan virus. Tinggi tanaman sekitar 30-51 cm.

Berbunga di pertengahan April. Variasi warna bunga tidak terlalu banyak, antara lain: ‘Pink Impression’ (merah jambu), ‘Apeldoorn’ dan ‘Oxford’ (merah). Selain itu, ada juga warna-warna lain yang dimiliki keturunan ‘Apeldoorn’ dan ‘Oxford,’ seperti ‘Golden Oxford’ (kuning tua), ‘Blushing Apeldoorn’ (oranye kekuningan), dan ‘Oxford Elite (oranye dengan pinggir kekuningan).

  • Greigii

Jenis ini dikembangkan dari spesies Tulipa greigii asal Turkestan. Batangnya kokoh, bunga berukuran sedang yang terbuka lebar di bawah sinar matahari memperlihatkan dasar bunga berwarna tua hingga hitam. Daun bermotif khas seperti garis-garis atau corak warna ungu. Berbunga di awal April. Tinggi tanaman sekitar 20-30 cm.

Tulip Yang Berbunga Lambat

  • Single Late

jenis bunga ini mempunyai batang yang panjang dan kuat. jenis ibi merupakan kumpulan dari jenis-jenis seperti ‘Breeder,’ ‘Darwin’ dan ‘Cottage’ yang masing-masing ciri khasnya sudah hilang akibat hasil hibridisasi. Tinggi tanaman sekitar 37-76 cm.

Berbunga di akhir April. ‘Ile-de-France’ adalah salah satu kultivar dari jenis ini yang berbunga lebih cepat dibandingkan dengan jenis-jenis yang berbunga lebih awal. Contoh: ‘Pink Diamond’ (merah jambu) dan ‘Queen of Night’ (ungu tua).

  • Double Late (daun mahkota berlapis, berbunga lambat)

Jenis ini mempunyai sebutan Peony Flowered Tulip karena memiliki bunga seperti bunga peony. Bunganya besar-besar dengan daun mahkota yang berlapis-lapis. Jenis ini harus ditanam di tempat yang terlindung karena bunganya yang berukuran besar tidak tahan hujan lebat dan angin kencang. Tinggi tanaman sekitar 30-41 cm.

Berbunga di akhir April. Jenis ini hanya memiliki beberapa kultivar, seperti ‘Angelique’ (putih merah jambu), ‘Mount Tacoma’ (putih), ‘Ice Cream’ (bagian bawah merah jambu, bagian atas putih).

Baca juga Manfaat Bunga Tulip Bagi Kesehatan

Sejarah Tanaman Hias Bunga Tulip

Sejarah Bunga Tulip – Bunga tulip ini telah menjadi salah satu genus tumbuhan dengan lebih dari 100 spesies tumbuh berbunga yang termasuk dalam keluarga liliaceae. Bahasa latinya sendiri disebut Tulipa Memang benar jika tulip merupakan bunga sangat liar dan mampu bertahan hidup di tempat – tempat tertentu.

Asal muasalnya dari Asia Tengah, kawasan pegunungan Hindu Kush dan pegunungan Pamur. Namun di negri Belanda juga sudah lama mengenal tulip sebagai bunga hias sedangkan Iran dan Turki telah mengakuinya sebagai bungan nasional.

iri paling umum adalah tumbuh diantara 10-70 cm, dengan daun berbentuk lilin, bewarna kebiruan yang sempit dan memanjang. Biasanya jika kamu berhasil mengawinkan tulip,maka akan terdapat warna tunggal pada daearh ternetu (ungu, kuning, hijau, biru, merah, orange).

Di sisi lain, bunga tulip ternyata mampu menghasilkan biji – biji bundar yang nampak dibungkus memakai kapsul kering. Seperti bunga – bunga lainya, tulip ini menjadi tanaman bunga dengan pembudidayaan terbanyak oleh masyarakat umumnya.

Sejarah Bunga Tulip

Pada awalnya bunga ini tumbuh secara liar di daearh Asia Barat dan Tengah. Kemudian atas penemuan tersebut, kerajaan ottoman Turki pun menyukainya hingga mulai membudidayakan bunga tulip sejak tahun 1000. Variasi warnanya pun telah berkembang seperti garis – garis, jilatan api, coretan kuas dan kombinasi warna lainya.

Sentuhan – sentuhan itu terjadi karena perubahan pigmen alami baik diatas maupun di bagian bawah bunga. Dan pada saat itu juga, ditemukanlah sejenis Tulip Mania yang akibat virus mosaic motifnya begitu indah bahkan banyak diburu oleh orang – orang Belanda.

Jadi tak heran bila tingginya permintaan bunga tulip menimbulkan fenomena tersendiri. Akhirnya, hampir setiap tahunnya negara Belanda memasok bunga tulip ke kota Ottawa.

Jenis Bunga Tulip

Beralih ke jenisnya ada sekitar 100 lebih yang berada di dunia. Namun bila kamu ingin melihat dari waktu berbunga dan jenis mahkotanya, bunga tulip digolongkan menjadi 3, antara lain:

Berbunga Lebih Awal

Pertama yakni Single Early atau bunga yang cuma mempunyai 6 daun mahkota. Waktu berbunganya di awal – awal bulan (April) dan nampak lebih pendek sekitar 20-30 cm. Kedua, Double Early yaitu buna tulip dengan lebih dari 6 mahkota namun jumlahnya tidak melebihi dibandinga jenis Double Late. Umumnya, bunga ini batangnya kuat dan tahan lama karena masih satu keturunan dari tulip “Murillo”> Awal berbunga juga di awal bulan April.

Berbunga Agak lembut

Triumph merupakan hasil hibrida terhadap jensi bunga lainnya. bunganya berbantuk bulatan telur sehingga mampu bertahan di kondisi buruk sekalipun. Tingginya sekitar 25-41 cm dan berbunga saat memasuki bulan April. Contohnya Zurel, Gavota, Cairo dan sebagainya. Kedua, Darwin Hibrid, adalah jenis Bunga Tulip dari hasi hibrida tulipa fosteriana.

Berbunga Lambat

Pertama, Double Late yakni jenis tulip yang mempunyai daun mahkota berlapis – lapi. Jadi bunganya akan keliatan besar sehingga harus ditanam di tempat yang terlindung. Tingginya bisa mencapai 30-41 cm dan sebagai contohnya Angelique, Ice Cream dan Mount Tacoma. Kedua, Fringed Group adalah jenis tulip dengan mahkota di bagian tepi seperti hisan kristal.

Baca juga Jenis-jenis Tanaman Hias Tulip kebun

Cara Menanam Tanaman Hias Bunga Calandiva

Cara Menanam Bunga Calandiva – Calandiva merupakan jenis tanaman hias yang tergolong dalam katagori sekulen. tanaman sekulen (Tanaman Mengandung Air) yang berarti tidak membutuhkan banyak banyak penyiraman atau hanya membutuhkan penyiraman yang minim bahkan kurang.

Calandiva sendiri merupakan sekulen denfan cluster bunga ganda yang mempunayi berbunga berwarna pink, oranye, merah, serta putih dan juga memiliki daun bergigi besar. Karena keindahan dan juga varian warnya bungan ini sering digunakan sebagai dekorasi instan, baik untuk kebutuhan luar ruangan (outdoor) maupun dalam ruangan (indoor).

Selain Calandiva tanaman ini memiliki banyak nama dan sebutan seeprti, Calanchone alias Kalanchoe dan sering kita dengan yaitu bunga cocor bebek. tanaan hias ini berasal dari Madagaskar, Afika.

Selain sebagai bunga hiasan tanaman ini juga dapat digunakan sebagai obat tradisional untuk mengatasi masalah batuk, sakit dada, sakit kepala, demem, memperlancar HAID yang tidak teratur, obat luka, bisul borok, dan penyakit kulit lainya. Kandungan seperti damar, zat lender, asam malat, magnesium malat, kalsium oksalat, asam formiat, dan tannin dalam tanaman calandiva ini yang menjadi sumbernya.

Cara Budidaya bunga Calandiva

Benih Calandiva

  • Menanam calandiva dapat dilakukan dengan cara stek tanaman yang sudah tumbuh.
    Jadi pastikan terlebih dahulu mempunyai tanaman untuk di stek.
  • Jangan lupa cari bibit (tanaman calandiva) dengan kualitas terbaik yang layak tanam.
  • Jika belum mempunyai benih atau tumbuhan yang hendak di stek tidak perlu risau. Karena hal tersebut bukanlah masalah rumit, cukup langsung pergi ke toko bunga.
  • Kemudian potong bagian pucuk tanaman dengan dimensi sekitar 5 (lima) hingga 7 (tujuh) cm bagian daun.
  • Untuk pemilihan batang, lebih baik potong batang yang sudah tua.
    Jika terdapat tanda bekas bunga yang sudah habis jangan lupa dibuang, supaya tidak terjadi pertumbuhan tunas baru.

Bibit Calandiva

Langkah Cara Menanam Bunga Calandiva selanjutnya adalah pembibitan, Pembibitan ini bertujuan untuk menumbuhkan akar pada batang yang akan distek dan menghasilkan bibit calandiva yang unggul, untuk langkahnya sebagai berikut.

  • Setelah dipotong dengan dimensi sekitar 5 (lima) hingga 7 (tujuh) cm bagian daun, letakkan potongan tadi ketempat yang kering dan hangat.
    Siapkan media tanam. Setelah media tanam siap untuk digunakan, jangan lupa dibasahi.
  • Langkah selanjutnya yang harus dilakukan adalah menanam potongan calandiva pada media tanam.
  • Tutup pot atau media tanam dengan plastik, hal ini dilakukan untuk menjaga kelembaban tanaman tetap terjaga.
  • Selanjutnya, letakakan bibit calandiva yang sudah dibungkus plastik tadi didekat jendela rumah Anda yang memiliki pencahayaan terang, namun hindarkan pot dari paparan cahaya sinar matahari secara langsung.
  • Tunggu kurang lebih 14 (empat belas) hingga 21 (dua puluh satu) hari, pasalanya pada rentang waktu tersebut stek akan menghasilkan akar.
    Setelah tumbuh akar, stek calandiva siap dipindahkan pada media atau pot yang lebih besar.

Media Tanam Clandiva

  • Siapkan media tanam (pot) kecil untuk proses stek.
  • Media tanam dicampurkan sabut kelapa, perlite, dan sekam. Hal tersbut berfungsi untuk menjadikan media tanam tersebut memiliki sistem dainase atau pengairan yang baik.
  • Setelah kurang lebih 14 (empat belas) hingga 21 (dua puluh satu) hari atau akar pada tumbuhan calandiva mulai tumbuh kita harus menyediakan media tanam yang lebih besar.
  • Hal tersbut dilakukan untuk memindahkan bibit calandiva ke media yang lebih besar.
  • Media tanam yang lebih besar, masih sama komposisinya seperti media kecil dalam proses pembibitan yaitu campuran antara kelapa, perlite, sekam. Dan alangkah baiknya ditambahkan pupuk kompos agar tanaman calandiva Anda tumbuh dengan subur hingga berbunga.

Perawatan Clandiva

Perhatikan perihal penyiraman, karena calandiva tergolong anaman sekulen yang berarti tidak membutuhkan banyak penyiraman. Kelebihan air juga menjadi pemicu tanaman ini gagal tumbuh.

  • Jadi cukup memberikan 1 (satu) atau 2 (dua) kali penyiraman dalam seminggu.
    Hindari penyiraman yang berlebih, khususnya dalam keadaan cuaca lembab dan musim hujan.
  • Air yang berlebih merupakan pemicu akar dan batang tanaman satu ini mudah membusuk, yang pada ahkirnya membuat tanaman layu dan lalma kelamaan mati.
  • Jika calandiva mulai tumbuh bunga berikan pupuk, pada umumnya calandiva mulai tumbuh bunga kurang lebih 2 (dua) bulan dari penanaman.
  • Berikan pupuk lengkap seperti hypones, sebaiknya gunakan pupuk organik dalam beberapa hari.
  • Jika muncul daun rusak atau yang mulai kering jangan lupa dibersihkan dari batang.

Kendati tanpa bunga, tanaman calandiva sudah terlihat eksotis dengan hanya pesonan daunya yang sedap dipandang. Namun hadirnya bunga bermekaran diatas daun calandiva membuat tanaman satu ini semakin terpancar kecantikannya.

Untuk menjadikan bungan calandiva Anda semakin tumbuh lebat serta menarik perhatian setiap mata yang memandang. Letakkan tanaman ini pada lokasi teduh dan ajak jalan-jalan keluar untuk mendapatkan cahaya matahari . Cahaya matahari pagi merupakan cahaya terbaik untuk tanaman calandiva Anda.

Baca juga Sejarah Tanaman Hias Bunga Tulip

Mengenal Tanaman Hias Bunga Hydrangea

Tanaman  Bunga Hydrangea atau Hortensia merupakan nama genus dari sekitar 70-75 spesies tanaman berbunga yang berasal dari Asia Timur dan Asia Selatan (Jepang, China, Himalaya, Indonesia), Amerika Utara dan Amerika Selatan.

Namun sebagian besar dari spesies hydrangea berasal dari Wilayah Jepang dan China.

Tanaman bunga hydrangea atau hortensia dikenal juga dengan nama bunga bokor, pecah seribu dan juga kembang seribu (Bali) atau jika dalam bahasa melayu dikenal dengan nama bunga tiga bulan.

Sedangkan dalam bahasa Jepang dikenal dengan bunga ajisai.

Di Indonesia tanaman dari jenis hydrangea macrophylla banyak dimanfaatkan sebagai tanaman bunga potong dan tanaman hias pada pekarangan rumah atau di taman-taman.

Klasifikasi Ilmiah Bunga Hydrangea

  • Kingdom : Plantae
  • Super Divisi : Spermatophyta
  • Divisi : Magnoliophyta
  • Kelas : Magnoliopsida
  • Subkelas : Rosidae
  • Ordo : Rosales
  • Famili : Hydrangeaceae
  • Genus : Hydrangea

Ciri-ciri bunga Hydrangea

  • Batang

Tanaman bunga hydrangea merupakan tanaman semak tegak yang dapat tumbuh hingga ketinggian 1-3 meter. Memiliki batang yang kuat berwarna hijau ketiga muda.

  • Daun

Daun bunga hydrangea adalah daun tunggal bertangkai yang letaknya silang berhadapan. Helaian daun tanaman ini lebar dan tebal serta berbentuk bulat telur.

Pada bagian pangkal dan ujung daunnya runcing, bagian tepid au bergerigi, tulang daun menyirip dengan warna permukaan daun hijau tua dan bagian bawah daun berwarna hijau kekuningan.

  • Bunga

Bunga hydrangea berdiameter sekitar 20 cm, merupakan jenis bunga majemuk, berbentuk malai yang keluar dari ujung tangkai.

Bunga juga membentuk rangkaian yang membulat seperti sebuah sanggul.

Pada beberapa jenis spesies, malai bunga terdiri dari 2 jenis kelompok bunga yaitu kelompok bunga fertile yang terletak ditengah malay dan bunga-bunga steril berukuran lebih besar terangkai membentuk pola lingkaran.

Namun ada juga jenis spesies bunga hydrangea yang memiliki bunga yang semuanya berjenis fertile dengan bentuk yang juga sama.

Jenis bunga yang terdapat didaerah yang beriklim sejuk pada umumnya mekar di awal musim semi hingga akhir musim gugur. Pada Sebagian besar spesies bunga hydrangea memiliki warna putih, untuk sebagian jenis yang lain biasanya berwarna biru, merah, pink dan ungu.

Variasi warna ini disebabkan oleh beberapa factor seperti dipengaruhi oleh tingkat atau kadar pH tanah. Tanah yang bersifat asam akan menghasilkan bunga yang berwarna biru. Tanah yang memiliki pH normal akan menghasilkan bunga yang berwarna putih krem.

Sedangkan tanah yang memiliki kadar ph bersifat basa maka akan menghasilkan bunga yang berwarna merah jambu atau ungu. Bunga ini juga mengalami perubahan warna dalam setiap fase mekarnya, saat masih kuncup bunga akan berwarna hijau.

Bunga hydrangea atau hortensia merupakan tanaman bunga hias yang sangat popular, sangat diminati karena bentuk bunganya yang besar. Spesies dari hydrangea yang paling banyak dibudidayakan adalah Hydrangea macrophylla yang terdiri atas sekitar 600 kultivar.

Secara umum jenis bunga hydrangea macrophylla memiliki bentuk bunga yang besar tapi semuanya steril. Bunga hortensia bersifat sedikit beracun jika dimakan karena semua bagian tanaman ini mengandung senyawa glukosida sianogenik.

Meski demikian sangat jarang terjadi kasus keracunan karena tanaman ini tidak kelihatan enak untuk dimakan. Selain banyak dimanfaatkan sebagai tanaman hias dipekarangan, di Bali tanaman ini dimanfaatkan untuk keperluan sarana upacara keagamaan yang disebut banten.

Daun dan akar bunga hydrangea bisa dimanfaatkan sebagai tanaman obat herbal. Khasiatnya antara lain adalah sebagai anti radang dan antimalaria.

  • Mengobati Eksema.

Bunga dari tanaman hydrangea direbus, air rebusannya ini dapat digunakan untuk mencuci eksema (kurap) pada kantung buah zakar

  • Mengobati Malaria.

Untuk mengobati malaria, rebus bunga bokor dan daun murbei masing-masing sebanyak 9 gram dengan tiga gelas air sampai tersisa satu gelas

  • Sakit Tenggorokan.

Sedangkan untuk sakit tenggorokan, ambil dan cuci akar segar bunga hydrangea, lalu potong-potong

Baca juga Cara Menanam Tanaman Hias Bunga Calandiva