Kumis Kucing

Kumis Kucing

Kumis Kucing

Kumis Kucing

Kumis Kucing adalah salah satu tanaman obat berbatang basah dan tegak yang dikenal meluas dimasyarakat karena biasa menjadi kidnety tea planst atau teh java dan masih banyak lagi produk yang bisa dibuat dari kumis kucing ini.

tanaman ini berasal dari kawasan afrika tropis yang kemudian meluas penyebarannya ke kawasan australia dan asia mengingat tanaman ini cukup mudah untuk ditanam.

karema mudahnya tanaman ini ditanam serta tidak membutuhkan perawatan yang maksimal dan warna dan bentuk dari tanaman kumis kucing ini juga unik dan cantik saat dipandang, tanaman ini tidak jarang terlihat menghiasi pekarangan rumah

Tanaman kumis kucing bisa tumbuh dengan baik di wilayah yang terbuka dengan sinar matahari yang penuh, mengingat tanaman ini tahan terhadap suhu panas dan sedang. Tanaman kumis kucing baiknya ditanam di lahan pertanian yang gembur dan mengandung banyak humus dengan pengairan dan kondisi udara yang baik, jenis tanah andosol dan latosol paling baik untuk proses penanaman kumis kucing.

Cara termudah untuk mengembangkan tanaman ini adalah perbanyakan vegetative yakni dengan melakukan stek batang atau cabang. Bahan tumbuhan kumis kucing diambil dari rumpun tanaman yang tumbuh normal, sehat dan subur, maka dari itu pastikan jika batang atua cabang yang dipilih tidak terlalu muda atau tua dan sudah berkayu, potonglah batang dengan memakai pisau dan pangkas sampai bersih, potong batang menjadi stek yang berukuran 15-20 cm dan terakhir buang sebagian daunnya untuk mengurangi penguapan air.

Cara termudah untuk mengembangkan tanaman ini adalah perbanyakan vegetative yakni dengan melakukan stek batang atau cabang. Bahan tumbuhan kumis kucing diambil dari rumpun tanaman yang tumbuh normal, sehat dan subur, maka dari itu pastikan jika batang atua cabang yang dipilih tidak terlalu muda atau tua dan sudah berkayu, potonglah batang dengan memakai pisau dan pangkas sampai bersih, potong batang menjadi stek yang berukuran 15-20 cm dan terakhir buang sebagian daunnya untuk mengurangi penguapan air.

Lakukan penyulaman setelah tumbuhan berusia 1-15 hari pasca penanaman untuk menjaga tanaman berada pada tempatnya. Penyulaman dilakukan pada tanaman yang telah mati maupun tanaman yang tumbuh dengan tidak normal dengan yang baru yang umurnya tak jauh berbeda, sehingga pertumbuhan akan tetap seragam

Gunakan pupuk kompos untuk menjaga kesuburan tanah dan kesehatan tanaman, pupuk diberikan pada beberapa fase, fase pertama saat pertama kali tanaman kumis kucing akan ditanam, fase kedua diberikan tiap bulan satu kali kurang lebih sebanyak 1-2 kilogram untuk setiap tanaman. Sedangkan pemupukan pada tanaman yang sudah dewasa dapat dilakukan lebih sering yakni tiap 2-3 minggu satu kali sebanyak 1.5-3 kg/tanaman terutama diberikan pasca pemanenan atau perompesan daunnya agar pertumbuhan selanjutnya menjadi lebih baik lagi.

Di awal pertumbuhan tanaman ini harus disiram sebanyak 1-2x sehari dan setelah tanaman bisa tumbuh dengan kokoh maka lakukan penyiraman secukupnya saja.

Aktivitas menanam kumis kucing kini bisa jadi aktivitas mingguan bersama keluarga ( Coba juga untuk menanam Tanaman Daun Pandan), Anda bisa mengajarkan cara menanam kumis kucing yang mudah tersebut pada anggota keluarga lainnya. Selamat mencoba dan semoga sukses.