Cara Mudah Budidaya Tanaman hias

Cara Budidaya Tanaman Hias

Cara Mudah Budidaya Tanaman hias

Cara Budidaya Tanaman Hias

Budidaya Tanaman Hias Bisa menjadi peluang bisnis bila secara tekun dilakukan, tanpa menutup kemungkinan budidaya tanaman hias seperti ini bisa menjadi Usaha sampingan yang dapat memberikan keuntukngan yang lebih besar daripada pekerjaan utama anda.

Namun Untuk memulai usaha dari tanaman hias ini memang tidak mudah dan tidak bisa langsung menghasilkan karena pastinya membutuhkan waktu, namun dengan ketekunan meraup keuntungan melalui budidaya tanaman hias seperti ini tentu pasti bisa mendapatkan hasil.

ketika anda melakukan budidaya tanaman hias sebaiknya memang dilakukan didalam sebuah pot sehingga tidak memerlukan ketersediaan lahan yang terlalu luas, karena dalam melakukan budidaya melalui Pot, cara atau metodenya tentu saja berbeda.

namun dalam memulai membudidayakan tanaman hias sebaiknya dimulai dengan tanaman yang mudah perawatannya dan tidak sensitif, seiring dengan bertambahnya pengalaman anda dalam budidaya tanaman anda bisa memulai menanam tanaman yang lebih sulit secara bertahap.

Karakteristik Media Tanam

Agar hasilnya bagus, sebaiknya penggemar tanaman hias mengenal karakteristik media tanam yang bisa jadi berbeda-beda dari setiap jenisnya. Hal ini mengingat masing-masing tanaman memang memiliki karakter yang berbeda. Kesuaian antara media tanaman dengan jenis tanaman, memberi peluang lebih besar untuk pertumbuhan tanaman hias secara normal. Sejauh ini memang ada dua jenis media tanam yaitu bahan organik dan anorganik. Keduanya tentu saja memiliki perbedaan.

Bahan Organik

Yang termasuk dalam kategori bahan organik umumnya dari organisme makhluk hidup, seperti daun, batang, buah, dan lain-lain. Kelebihan bahan organik adalah mengandung unsur hara yang sangat diperlukan tanaman. Bahan organik memiliki pori-pori makro dan mikro yang hampir seimbang sehingga sirkulasi udara cukup baik. Beberapa jenis bahan organik yang dapat dijadikan media tanam, di antaranya arang, cacahan, kompos, moss, sabut kelapa, pupuk kandang, dan humus.

Bahan Anorganik

Bahan anorganik adalah bahan yang memiliki kandungan unsur mineral tinggi dari pelapukan batuan induk di dalam bumi. Beberapa bahan anorganik yang biasa dijadikan media tanam adalah gel, pasir, batu, kerikil, spons, pecahan batu-batu, dan lain-lain.

setelah anda mengetahui karakteristik media tanam yang harus dilakukan selanjutnya adlah menyiapkan media tanam, yang bisa didapat dengan membeli ataupun membuat sendiri, pilih yang paling praktis menurut anda.

Sebenarnya yang harus diperhatikan bukan jenis media tanam melainkan bagaimana mencari kesesuaian antara jenis media tanam dengan jenis tanaman yang akan dibudidayakan. Seperti telah disebutkan sebelumnya, kesesuaian antara media tanaman dengan jenis tanaman inilah yang akan memungkinkan sebuah tanaman akan tumbuh dengan baik. Selain itu setelah menentukan media tanaman yang paling sesuai dengan jenis tanaman yang dipilih, hal lain yang perlu diperhatikan agar tanaman bisa tumbuh dengan baik adalah pemeliharaan pasca penanaman.