Cara Budidaya Tanaman Hias Bunga Zinnia Atau Bungan Kertas

Cara Budidaya Tanaman Hias Bunga Zinnia Atau Bungan Kertas

Tanaman bunga merupakan salah satu tanamn hias yang banyak ditanam orang untuk menghias lingkungan. Pada artikel ini, kami hendak membahas mengenai cara menanam bunga zinnia untuk anda. Bunga zinnia merupakan salah satu bunga yang cocok untuk ditanam di taman maupun di teras rumah.

Bunga ini bisa anda tanam langsung ditanah atau menggunakan pot. Tanaman bunga ukuran menengah ini memiliki warna bunga yang cerah disertai tunggi tanaman yang sedang menjadikannya tanaman hias yang recomended banget untuk anda tanam dirumah.

Untuk anda dirumah yang menyukai salah satu jenis tanaman hias satu ini, maka anda harus mengetahui cara budidaya tanamaman hias yang akan kami jelaskan dibawah ini, Untuk itu, langsung saja simak ulasan berikut ini.

1. Persiapan Lahan Tanam

Tanaman ini bisa ditanam langsung ditanah maupun di pot, namun kali ini kami akan mengajarkan pada anda cara menanam bunga zinnia di tanah. Pertama-tama adalah mempersiapkan lahannya terlebih dahulu.

Lahan yang cocok untuk menanam bunga zinnia haruslah gembur agar perakarannya mudah tumbuh. Sebenarnya meski pada lahan pasir atau tanah yang belum digemburkan sekalipun tanaman ini bisa tetap tumbuh. Hanya saja perkembangannya kurang optimal.

Seperti halnya tanaman pada umumnya yang membutuhkan cahaya untuk proses fotosintesisnya. Menanam bunga zinnia juga sebaiknya dilokasi yang cukup terpapar sinar matahari. Hindari menanam bunga Zinnia dibawah pohon peneduh karena tanaman akan sulit berbunga nantinya. Lahan yang sudah dipilih kemudian dibersihkan dari gulma dan bebatuan kemudian digemburkan. Tanah yang sudah digemburkan bisa segera anda beri pupuk dasar.

2. Pembibitan BunGA Zinnia

Pembibitan bunga zinnia dilakukan melalui bijinya. Untuk mendapatkan biji zinnia anda bisa membeli di penjual tanaman hias. Untuk persemaian bijinya anda bisa memanfaatkan plastik pot kecil (polibag kecil). Gunakan tanah humus yang sudah diayak untuk isian pot persemaian.

Rendamlah biji zinnia selama 12 jam setelah itu tiriskan hingga kering, maka barulah biji zinnian siap ditanam pada pot. Isikan 1 (satu) biji saja tiap pot dengan posisi penanaman bagian biji yang runcing ditancapkan kearah bawah dan menyisakan sebagian tumpul biji masih terlihat dipermukaan tanah.

3. Penanaman Bunga Zinnia

Bibit bunga zinnia ditanam setelah berusia minimal hari setelah tumbuh. Buatlah lubang tanam seukuran dengan pot dengan kedalaman sekitar 5 cm. Buatlah jarak antar lubang tanam sekitar 15-20 cm Anda bisa mengkocorkan NPK 16-16-16 + insektisida pada tiap lubang agar lubang bebas dari serangga pamakan akar.

Namun jika anda rasa lahan tanam anda bebas dari serangga pemakan akar seperti uret dan orong-orong maka itu tidak perlu dilakukan. Tanamlah bibit zinnia pada waktu pagi atau sore dan segera disirami guna menghindari tanaman menjadi layu diterik siang. Sampai disini maka cara menanam bunga zinnia sudah selesai. Selanjutnya adalah tinggal proses perawatan hingga tanaman zinnia berbunga.

4. Penyiraman Tanaman Zinnia

Tanaman zinnia memerlukan intensitas penyiraman yang sedang, artinya kadar air didalam tanah harus selalu sedang yakni tidak boleh terlalu basah atau terlalu kering dalam wktu yang lama. Namun demikian tanaman ini cukup tahan kekeringan dan malah justru bisa layu jika terlalau banyak air dalam waktu lama.

5. Penyiangan Tanaman Liar

Karena ditanam pada lahan bebas, maka kemungkinan tumbuhnya tanaman liar sangatlah besar. Sebenarnya anda bisa mengatasi ini dengan cara memberikan lapisan plastik pada bagian atas bedengan atau dengan menanam rumput jepang disekitar area pangkal tanaman. Hal ini akan mencegah tanaman liar tumbuh dan mencuri nutrisi di area tanam.

6. Perawatan Fase Pembungaan

Tanaman bunga zinnia tergolong tanaman yang pertumbuhannya sangat pesat. Tanaman ini akan mulai erbunga padda usia 45 hari setelah pindah tanam. Namun kualitas bunga pada fase pembungaan yang pertama masihlah belum optimal. Anda bisa menunggu fase pembungaan kedua dibulan selanjutnya dimana ukuran bunga sudah lebih besar dan lebih banyak bunga yang keluar.

Untuk merawat bunga agar bunga tetap segar tentu dengan menjaga pengairannya. Selain itu anda juga bisa melakukan pemupukan unsur mikro dengan menggunakan POC (Pupuk Organik Cair) dengan cara disemprotkan pada daun tanaman.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *