Cara budidaya Abadi Edelweis

Cara budidaya Abadi Edelweis

bunga edelweiss yang tumbuh di Indonesia dan di luar negeri ternyata sangat berbeda. Edelweiss yang sebenarnya bernama latin Leontopodium alpinum dan banyak tumbuh di Pegunungan Alpen Swiss. Bunga inilah yang dinyatakan sebagai bunga edelweiss sesungguhnya dan sering disebut dengan edelweiss Eropa.

Sedang yang tumbuh di Indonesia merupakan genus Anaphalis. Adapun spesies bunga yang tumbuh di Indonesia di antaranya Anaphalis javanica, Anaphalis viscida dan Anaphalis longifolia. Tanaman bunga ini selanjutnya banyak juga disebut dengan edelweiss Jawa.

Perbedaan mencolok antara edelweiss Jawa dan edelweiss Eropa adalah pada bentuknya. Edelweiss Jawa berbentuk semak dengan bunga yang merumpun dan mengumpul jadi satu. Sedangkan edelweiss Eropa terpisah-pisah dan tidak merumpun.

Memilih bunga yang sudah tua untuk bakal biji

Budidaya edelweiss yang dilakukan selama ini menggunakan biji karena lebih mudah. Untuk mendapatkan biji yang bagus, dibutuhkan bakal biji yang bagus juga dari bunga-bunga edelweiss yang sudah tua. Ciri-ciri bunga yang sudah tua adalah yang kelopaknya sudah berwarna coklat.

Jika sudah mendapat beberapa bunga yang tua, bunga-bunga ini harus dijemur di tempat yang datar. Tujuannya agar persebaran biji lebih merata dan tidak membusuk karena jamur. Saat menjemur bakal biji ini sebaiknya hindarkan dari daerah yang memiliki angin kencang. Ini agar biji bunga yang menempel di benang sari tidak beterbangan.

Proses pemisahan biji