Bunga lavender

Bunga lavender

Bunga lavender

Bunga lavender

Bunga Lavender adalah bunga yang memiliki ciri khas berwarna ungu yang indah dan hingga saat ini hanya satu jenis warna tersebut yang dimilii oleh bunga ini, bunga lavender banyak digunakan untuk menghias rumah dan akan sangat indah jika ditanam di pekarangan rumah anda.

bunga lavender sanga terkenal karena aromanya yang harum dan juga dapat mengusir nyamuk, oleh karena itu banyak dapat kita temui obat – obat nyamuk yang menggunakan aroma lavender sebagai bahan utamanya.

lavender dapat ditanam dengan bibit yang berupa biji, sebelum di tanam di tempat permanen biji lavender terlebih dahulu harus melalui Proses penyemaian menggunakan tanah yang subur

Tanah yang digunakan sebagai media penyemaian dapat dicampur dengan pupuk kompos maupun sekam padi. Tiga unsur tersebut dapat menjadi media yang sangat bagus untuk penyemaian. Ketika sudah menjadi kecambah, bibit tersebut dapat dipindahkan ke media tanam yang permanen.

Medianya dapat berupa kombinasi dari ketiga unsur yang digunakan untuk penyemaian. Namun untuk media tumbuh, anda dapat memasukan media tanam tersebut ke dalam pot. Sehingga ketika berbunga, bunga lavender akan tampak lebih cantik.

Ketika sudah dipindahkan ke media tumbuh, jangan tempatkan bunga lavender di tempat yang terkena cahaya matahari secara langsung. Jika terkena panas, daun bunga lavender akan layu. Dan tentunya lebih lanjut dapat mempengaruhi proses pertumbuhan batang-batangnya. Bunga lavender tidak pula butuh terlalu banyak air. Jadi, anda tidak harus terlalu sering untuk menyiram tanaman lavender ini.

Pupuk organic dapat digunakan sebagai tambahan unsur untuk membuat tanah atau media tumbuh bunga lavender ini lebih subur.

Pemupukan juga akan membuat tanaman bunga lavender ini dapat tumbuh dengan cepat. Sehingga bunga lavender dapat segera tumbuh dan mekar untuk menambah keindahan halaman rumah anda. Penggunaan pupuk organic juga tidak bersifat terlalu keras efeknya pada tanaman.

Karena jika menggunakan pupuk kimia dan pemberian pupuk tersebut terkena batang ataupun daun dari tanaman bunga lavender, batang atau daun tersebut dapat layu bahkan mati sebagai akibat dari efek keras pupuk kimia.

Nantinya, jika bunga lavender sudah tumbuh menjadi kecambah harus anda pindahkan ke dalam pot yang lebih besar. Hal ini dimaksudkan agar bunga lavender dapat tumbuh dengan baik dan tidak terhambat pertumbuhannya.

Untuk perawatannya, tanaman bunga lavender jangan ditempatkan di tempat yang terkena cahaya matahari secara langsung. karena di daerah asalnya tanaman bunga lavender tergolong bukan merupakan tanaman yang tahan akan cuaca panas.

Kembali ke penyemaian bibit bunga lavender. Media yang dibutuhkan untuk tumbuhnya lavender adalah tanah yang dicampur dengan pupuk kompos. Perbandingan untuk media tanam yang digunakan adalah satu untuk tanah dibanding satu untuk pupuk kompos.

Tempatkan penyemaian bibit bunga lavender tersebut di tempat yang bersuhu cukup stabil dan tidak panas. lalu, anda juga perlu menjaga kelembababan media tanam serta kondisi sekitar penyemaian. Jangan terlalu sering menyiram bunga lavender yang masih berupa bibit tersebut. Namun, jangan juga membiarkannya terlalu kering.

Untuk pemupukan, gunakan pupuk dari jenis yang organic seperti pupuk kompos ataupun pupuk kandang. Pupuk jenis ini akan lebih bersahabat dengan tanaman seperti bunga lavender ini. Bunga lavender ini cukup dipupuk minimal dua minggu sekali.

Saat bunga lavender ini sudah mencapai tinggi sekitar sepuluh senti meter, maka bunga lavender ini dapat ditempatkan di area yang lebih mendapat penyinaran dari sinar matahari. Namun jangan terlalu banyak memberikan penyinaran pada tanaman bunga lavender ini.

Tetap sesekali anda perlu menempatkannya di ruangan yang terlindung dari sinar matahari. Sehingga bunga lavender anda dapat bertahan cukup lama dan dapat berbunga semerbak mewangi di rumah anda.