Bunga Dahlia

Bunga Dahlia

Bunga Dahlia – Tanaman hias jenis ini termasuk kedalam jenis tanaman umbi-umbian yang sifatnya tahunan. Tanaman ini berasal dari Mexico dan menjadi ikon nasional negara mexico. Pada tahun 1872, Belanda mendapat kiriman sekotak umbi Dahlia dari negara Mexico. Dahlia juarezii merupakan tanaman tertua dari segala jenis tanaman Dahlia yang dihasilkan dari persilangan.

Bukanhanya di mexico, ternyata bunga Dahlia juga merupakan bunga resmi kota Seattle, negara bagian Washington, Amerika Serikat. Setelah di ujicoba dengan cara di silang, tanaman hias ini memiliki jenis yang sangat meledak, menghasilkan warna yang cerah dan berbeda-beda sehingga banyak di minati oleh industri bunga potong dan kolektor bunga.

Cara perawatannya pun sama dengan halnya merawat tanaman jenis lainnya. Tanaman hias ini termasuk kedalam golongan tanaman yang mudah ditanam dan dikembang biakan dengan cara menanam biji, stek batang, umbi atau pemisahan-anakan.nih gua kasih contoh tips pengembang biakan bunga dahlia dengan cara sediakan tanah kebun, pupuk kompos dan pasir halus. Tanam bibit lalu siram secara teratur. dalam kurun waktu 2 bulan tanaman pun mulai berbunga. Bunga jenis ini menyukai sinar matahari, tapi letakan saja tanaman ini didaerah yang terkena sinar matahari pagi dan jangan letakan di lokasi sinar matahari panas karena dapat mengakibatkan daun tanaman menjadi kuning dan berbunga kecil. Setelah setahun pindahkan media tanam ini ke media tanam yang besar dan sering di beri pupuk agar tanaman ini dapat tumbuh dengan makximal.

Manfaat Bunga Dahlia
Industri Rumahan yang merangkai bunga dukacita dan papan bunga biasanya menggunakan jenis buanga dahlia kaktus yang bewarna putih. Biasanya tanaman ini juga menjadi hiasan di setiap pekarangan rumah masyarakat dikarenakan memiliki aneka warna yg indah sehingga membuat suasana sekitar tempat tinggal menjadi lebih hidup dan bewarna.

Dalam dunia medis, peneliti menemukan manfaat dari tanaman ini untuk pembuatan sirup, Dikarenakan ubi dahlia mengandung hampir 70% pati dalam bentuk inulin yang di ekstrasi menjadi inulin murni lalu difermentasi oleh enzim tertentu atau jamur tanah, inulin tersebut akan berubah jadi fruktosa yang berfungsi untuk mengawetkan makanan dan bahan pembuatan sirup.

Cara Menanam Bunga dahlia Dengan Stek
Stek diambil dari tunas ketiak yang ukurannya 7-10 cm dengan menggunakan pisau tajam yang bersih/baru, Lalu diletakan kedapam polybag transparan ukuran 30×20 cm yang berisi campuran sekam padi dan pupuk kandang.

Cara Menanam Bunga Dahlia Dari Umbi
Biasanya tanaman yang dapat di ambil umbinya adalah jenis dahlia kaktus dan semi kaktus. biasanya waktu pengambilan umbi dari tanaman dahlia harus berumur sekita 7 bulan. Tanaman yang sudah habis mana berbunganya akan dipotong sekita 10Cm agar tanamant ersebut dapat tumbuh dan berbunga lagi.

Cara Merawat Bunga Dahlia:

  1. Tanaman di Persemaian: Selama persemaian tanaman disiram sehari sekali dan tidak diberi pupuk sebab makanan telah cukup banyak diperoleh dari Media. Penyiangan gulma harus dilakukan dengan sangat hati-hati supaya tidak merusak bibit yang masih mudah rusak.
  2. Tanaman di dalam polibag: Tanaman disiram 1-2 hari sekali (pagi-sore) kecuali bila hari hujan. Gulma jarang tumbuh, bila ada disiangi dengan cara dicabut atau diambil dengan cangkul kecil Untuk mencegah hama/penyakit, tanaman disemprot dengan pestisida antracol/Basudin 2 pekan sekali pada saat pergantian musim kemarau-hujan dan musim hujan. Pupuk daun Gandasil dan 1 gram NPK diberikan 1 pekan sekali.
  3. Penjarangan dan Penyulaman dilakukan untuk mendapatkan pertumbuhan yang seragam bisa dilakukan sampai tanaman berusia 3 pekan. Pada umumnya bibit tidak tumbuh sempurna bila pengairan telat dilakukan apalagi jika udara panas. Penjarangan bunga perlu dilakukan apalagi jika jumlah bunga dalam satu angkai terlalu banyak agar diameter bunga mencapai maksimal. Pada dahlia kaktus (putih) cuma satu bunga yang dibiarkan hidup pada satu tangkai, sedangkan pada dahlia semi kaktus dapat 5 – 6 bunga.
  4. Penyiangan dilakukan sesuai dengan pertumbuhan gulma dan pada waktu pemupukan serta pembumbunan. Pencegahan tumbuhnya gulma bisa dilakukan dengan menghamparkan mulsa organik di antara tanaman. Ketika tanaman mencapai 1 m, tanaman dibumbun dan disangga dengan 2 batang bambu supaya tidak rebah.
  5. Pemupukan dilakukan setiap 10 hari dengan urea, SP-36 dan KCl masing-masing 2 gram atau NPK sebanyak 5 gram. Pemberian pertama 10 hari seusai pindah tanam. Pupuk diberikan di dalam larikan sejauh 15 cm dari pangkal batang. Tutup pupuk dengan tanah.
  6. Pengairan dan penyiraman : Dilakukan sesuai pertumbuhan tanaman. Di awal pertumbuhannya, tanah di sekitar pangkal batang sampai titik terluar tajuk jangan sampai mengering. Pada waktu itu, bila perlu tanaman disiram 2-3 kali satu hari tergantung dari kondisi cuaca. Sehabis itu penyiraman bisa dilakukan setiap 5 hari. Penyiraman juga perlu dilakukan seusai pemberian pupuk.