Adenium

Adenium atau Kamboja Jepang (nama kamboja jepang sendiri sebenarnya menyesatkan karena dapat diidentikkan dengan kamboja, yang banyak ditemui di areal pemakaman. Sedangkan embel-embel kata jepang seakan – akan bunga ini berasal dari Jepang, padahal Adenium berasal dari Asia Barat dan Afrika) berasal dari daerah gurun pasir yang kering, dari daratan Asia Barat sampai Afrika.

Sebutan di sana adalah Mawar Padang Pasir (desert rose). Karena berasal dari daerah kering, tanaman ini tumbuh lebih baik pada kondisi media yang kering dibanding terlalu basah. Disebut sebagai adenium karena salah satu tempat asal adenium adalah daerah Aden (Ibukota Yaman).

Klasifikasi Tanaman Adenium

Kingdom: Plantae
Divisi: Magnoliophyta
Kelas: Magnoliopsida
Ordo: Gentianales
Famili: Apocynaceae
Genus: Adenium
Spesies: A. obesum
Nama binomial
Adenium obesum

Ciri-ciri

  • Perdu; batang tegak, bulat, bergetah, hijau keputihan; percabangan dikotomi.
  • Daun tunggal tidak sempurna, bertangkai, menyebar, tangkai daun bulat, menebal pada pangkalnya, panjang daun 3-8 cm, licin; helaian daun bulat telur terbalik, 0,3 – 0,6 cm x 1-3,5 cm, pangkal runcing, tepi rata, ujung meruncing, pertulangan menyirip, permukaan atas licin, hijau tua, permukaan bawah licin, hijau muda, tebal seperti kertas.
  • Perbungaan semosa, tandan; Bunga sempurna, bertangkai, aktinomorf, hermafrodit, merahmuda; Kelopak 5 sepal, berlekatan, berkarang, merah muda; Mahkota 5 petal, berlekatan, merah muda.
  • Benang sari bertukal 5, tangkai sari sangat pendek. Polen tetrazonocorporate, permukaan bercelah 4.
  • Putik 1, tangkai putik 1.

Penyebaran

Tanaman Adenium ini aslinya berasal dari Asia Barat dan Afrika.

Cara merawat

  1. Ketika musim kemarau tiba, siran tanaman sehari sekali.
  2. Penempatan tanaman sebaiknya ditempat terbuka karena tanaman ini berasal dari daerah panas.
  3. Beri pupuk paling tidak sebulan sekali.
  4. Ganti media tanam paling tidak setahun sekali

Hama tanaman

  1. Aphid merupakan sejenis kutu berwarna kuning yang biasanya hidup berkelompok dengan jumlah yang banyak. Hama ini menyerang pucuk daun muda dengan cara mengisap cairannya sehingga daun yang terserang akan tumbuh tidak sempurna dan cenderung keriting. Hama ini termasuk pada kelompok Arthropoda.
  2. Mealy Bug berbentuk seperti kutu berwarna putih dan memiliki tepung dan lapisan lilin seperti kapas pada tubuhnya. Hama ini ditemukan di ketiak daun, pucuk daun muda, dan batang tanaman. Akibat serangannya, pertumbuhan pucuk juga tidak normal dan timbul bercak hitam di sekitar pucuk tanaman yang menyebabkan klorosis. Mealy Bug termasuk pada kelompok hama Arthropoda.
  3. Cacing Tanah ini sering merusak akar tanaman sehingga mengakibatkan tanaman sulit menyerap unsur hara. Sebab, bagian vital tanaman dilumpuhkan oleh hama ini. Cacing banyak terdapat di media yang sering dipupuk dengan pupuk kandang. Hama ini termasuk pada kelompok Nematoda.
  4. Fungus Gnat merupakan hama yang menyerupai nyamuk berwarna hitam. Hama ini menyerang bunga pada tanaman adenium. Bunga yang diserang ditandai dengan adanya bintik hitam di kutub bunga, yang mengakibatkan bunga akan busuk dan layu. Hama ini termasuk pada kelompok Anthropoda.
  5. Root Mealy Bug bersembunyi di media tanaman lembap, bentuknya menyerupai kutu rambut yang berwarna putih. Hama ini menyerang pucuk tanaman yang mengakibatkan pucuknya layu dan apabila dibongkar juga akan terlihat akar tanaman membusuk. Hama ini termasuk kepada kelompok Arthropoda.
  6. Spider Mite bentuk hama ini seperti tungau dengan warna badannya yang bervariasi dari merah, kuning muda, hijau tua, cokelat muda,hingga hitam. Hama ini bersembunyi di bawah daun dan di ketiak daun. Umumnya daun yang diserang akan berwarna kusam dan terlihat mengkerut. Serangan hama ini terjadi pada musim kemarau dan hama ini termasuk pada kelompok Artropoda.
  7. Semut kadang-kadang bisa berperan sebagai hama tanaman. Karena semut sering bersarang di bawah pot sehingga dapat merusak akar dan tunas muda tanaman. Yang lebih membahayakan semut dapat menjadi faktor bagi penyakit lain. Semut termasuk pada kelompok hama Arthopoda.
  8. Thrips berbentuk seperti kutu berwarna hitam dan bergerak cepat. Hama ini menyerang bagian bunga yang masih kuncup akibatnya bunga gagal mengembang dan menjadi kering. Thrips termasuk pada kelompok hama Arthropoda.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *