4 Jenis Bunga Anggrek Paling Unik Yang Ada Di Dunia

4 Jenis Bunga Anggrek Paling Unik Yang Ada Di Dunia

Bunga Anggrek merupakan salah satu tanaman hias yang paling banyak diminati. Dengan bentuk serta warna yang menawan bunga anggrek menjadi primadona pecinta tanaman hias di Indonesia. Sebagian besar tanaman Anggrek merupakan jenis tumbuhan epifit, yaitu tumbuhan yang hidup dengan menumpang atau menempel pada tumbuhan lain.

Namun ada sebagian jenis anggrek tumbuh di tanah, bebatuan atau tanah berbatu . Ada juga yang tumbuh pada media yang mengandung humus atau daun-daun kering. Walaupun kebanyakan hidup dengan menempel pada tumbuhan lain, tanaman ini mampu hidup secara mandiri. Bahkan mereka bisa di kembang biakkan dengan sistem hidroponik, budidaya tanaman tanpa menggunakan media ataupun tanah.

Anggrek Bulan

Anggrek Bulan

Anggrek bulan merupakan salah satu tanaman pyang menyukai sedikit cahaya matahari sebagai penunjang hidupnya, sehinggaa annggrek ini biasa ditempel di dalam ruangan yang tidak terkena sinar matahari langsung.

Anggrek yang mempunyai nama latin Phalaenopsis Amabilis ini memiliki ciri khas kelopak bunga yang lebar dan berwarna putih. Daunnya berwarna hijau dengan bentuk memanjang sedangkan akarnya berwarna putih dengan bentuk bulat memanjang.

Salah satu anggrek yang paling bnayak pengemarnya di indonesia adalah Anggrek Bulan mempunyai kelopak bunga yang lebar dan anggun. Anggrek ini ditetapkan sebagai Puspa Pesona, yaitu salah satu bunga nasional Indonesia.

Anggek Vanda

Anggek Vanda

Anggrek Vanda adalah salah satu jenis anggrek yang monopolidial yakni batang utamanya tumbuh terus-menerus ke atas tanpa batas. Pertama kali yang menemukan Anggrek Vanda adalah William Roxburgh pada tahun 1795 yang diberi nama Vanda Tesselata Roxb oleh Sir W. Jones.

Anggrek Vanda ada yang tumbuh sebagai anggrek tanah (teresterial), ada juga yang tumbuh menempel di pohon lain (epifit). daerah penyebarannya di India, Himalaya, Asia Tenggara, Indonesia, Filipina, Nugini, Cina Selatan dan Utara Australia.

Tanaman ini memiliki ukuran dan bentuk daun bervariasi. Ada yang sempit, lebar, ada yang tipis, ada yg tebal, ada yg berbentuk sendok (spatulata), berbentuk pita (linear), berbentuk mata tombak (hastate), berbentuk lanset (lanseolate), ada juga yg berbentuk pensil (silindris). Bunga anggrek vanda selain terkenal dengan ukuran bunganya yg besar dan beragam, juga terkenal memiliki banyak variasi warna.

Macam-macam Bungan anggrek Vanda

  • Vanda Daun (Strap Leaf Vanda)
  • Vanda Teres (Berdaun Pensil)
  • Vanda Semiteres

Anggrek Dendrobium

Anggrek Dendrobium

Anggrek Dendrobium adalah jenis anggrek asal indonesia yg memiliki banyak warna, bentuk serta aroma yang khas. Anggrek ini hidup dengan cara menumpang pada pohon lain (epifit), namun tidak merugikan pohon yang ditumpanginya. Selain mudah perawatannya, anggrek dendrobium merupakan jenis tanaman angrek yang sangat populer selain anggrek bulan. bunga anggrek dendrobium dapat bertahan hingga 2 minggu bahkan beberapa jenis bunga anggrek dendrobium dapat berbunga hingga satu bulan.

Bentuk bunga anggrek dendrobium memiliki sepal yang bentuknya hampir menyerupai segitiga, dasarnya bersatu dengan kaki kolom untuk membentuk taji. Petal biasanya lebih tipis dari sepal dan bibirnya berbelah.

Ada dua jenis dendrobium, yakni species dan hibryd. Jenis dendrobium species merupakan jenis dendrobium yang masih original, bunganya masih asli belum pernah dilakukan persilangan dengan jenis anggrek lain. Sedangkan dendrobium hibryd merupakan hasil persilangan antara dendrobium dengan jenis anggrek lain. Dendrobium hibryd lebih digemari daripada jenis species karena warna bunyanya lebih variasi dan cantik.

Anggrek Tebu

Anggrek Tebu

Anggrek Tebu merupakan anggrek tersebar dan paling berat diantara jenis anggrek lainnya. Dalam satu rumpun dewasa, beratnya dapat mencapai 1 ton dengan tinggi mencapai 3 meter dan diameter bunga 1-2 cm. Karena inilah, anggrek tebu lebih dikenal dengan Anggrek Raksasa. Anggrek tebu mempunyai nama ilmiah Grammatophyllum Speciosum.

Anggrek spesies Grammatophyllum Specioum pertama kali ditemukan di Papua sehingga ditetapkan dengan nama ilmiah Grammatophyllum Papuanum. Namun, Anggrek ini sering disebut dengan Anggrek Ratu dan Anggrek Macam. Disebut anggrek ratu karena memang anggrek tebu merupakan anggrek terbesar dari semua jenis anggrek. Anggrek tebu disebut anggrek macan karena warna bunganya yg menyerupai warna macan, berwarna kuning dengan bintik-bintik berwarna coklat, merah atau merah kehitam-hitaman.

Bunga Anggrek tebu tergolong tahan lama dan tidak mudah layu. Meskipun telah dipotong batangnya, bunga raksasa yang super besar dan berat ini mampu bertahan hingga 2 bulan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *